Berita Bethel
Penulis: Pram (09/08/2016)
Bertumbuh dalam Keluarga


Landasan Alkitab berkaitan dengan judul diatas adalah nats Efesus 6:1-9. Berdasarkan nats itu, maka remaja dapat memahami peran dan kedudukannya sebagai seorang anak dalam keluarga dan bertumbuh di dalam keluarganya masing-masing.



Refleksi. Keluarga Kristen adalah persekutuan hidup antara ayah, ibu, dan anak-anak yang telah percaya dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat secara pribadi serta meneladani hidup dan ajaran-ajaran-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Pengertian ini dibangun dari pengertian Kristen itu sendiri. Kristen artinya menjadi pengikut Kristus, yang meneladani hidup dan ajaran-ajaran Kristus.



Dr. Kenneth Chafin dalam bukunya "Is There a Family in the House?" memberi gambaran tentang maksud keluarga dalam lima identifikasi, yaitu: Keluarga merupakan tempat untuk bertumbuh, menyangkut tubuh, akal budi, hubungan sosial, kasih, dan rohani.



Manusia diciptakan menurut gambar Allah sehingga mempunyai potensi untuk bertumbuh. Keluarga merupakan tempat memberi energi, perhatian, komitmen, kasih, dan lingkungan yang kondusif untuk bertumbuh dalam segala hal ke arah Yesus Kristus.



Keluarga merupakan pusat pengembangan semua aktivitas. Dalam keluarga, setiap orang bebas mengembangkan setiap karunianya masing-masing. Di dalam keluarga, landasan kehidupan anak dibangun dan dikembangkan.



Keluarga merupakan tempat yang aman untuk berteduh saat ada badai kehidupan. Barangkali orang lain sering tidak memahami kesulitan hidup yang kita rasakan, tetapi di dalam keluarga kita mendapat perhatian dan perlindungan.

Keluarga merupakan tempat untuk mentransfer nilai-nilai, laboratorium hidup bagi setiap anggota keluarga, dan saling belajar hal yang baik.



Keluarga merupakan tempat munculnya permasalahan dan penyelesaiannya. Tidak ada keluarga yang tidak menghadapi permasalahan hidup. Sering kali, permasalahan muncul secara tidak terduga.



Misalnya, hubungan suami istri, masalah yang dihadapi anak belasan tahun, dan masalah ekonomi. Namun, keluarga yang membiarkan Kristus memerintah sebagai Tuhan atas hidup mereka pasti dapat menyelesaikan semua permasalahan.



Keluarga adalah tempat kita dibesarkan dan bertumbuh. Selain itu, betapa pentingnya kehidupan keluarga yang baik, yang sesuai dengan prinsip Alkitab (Efesus 6:1-9). Syarat ini diperlukan untuk membentuk generasi yang berkarakter mulia sesuai dengan kehendak Allah.[Sumber : www.sabda.org/Foto : Ilustrasi].