Berita Bethel
Penulis: Pram (15/09/2016)

BPD Jakarta : Seminar Kepemimpinan


"A Personal Strategy of a Victorious Living" adalah tema yang diangkat pada Seminar Kepemimpinan di Graha Bethel, Jakarta (Jumat. 9/9). Dr. Hong Yang (Perwakilan dan Direktur Global Chinese Ministries Church of God) Amerika-Serikat.



Mengawali pemaparannya, Dr. Hong mengatakan kepemimpinan adalah sama dengan tindakan dan sama juga dengan 1.000 gambar. Menurutnya, KIS adalah kitab yang mencatat aksi-aksi (tindakan nyata) bukan berdoa saja.



Dr. Hong mengingatkan banyak pemimpin dengan model munafik. Alkitab mencatat hal itu seperti Lukas 12:1 "Sementara itu beribu-ribu orang banyak telah berkerumun, sehingga mereka berdesak-desakan. Lalu Yesus mulai mengajar, pertama-tama kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: "Waspadalah terhadap ragi, yaitu kemunafikan orang Farisi".



Kemudian ia mengutip nats Matius 23:13 (kemunafikan ahli Taurat dan Farisi), Roma 15:4 "Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci".



Ayat 13 " Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan". Yohanes 15:26 "Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku".



7 langkah sebagai pemimpin menurut pandangan Dr. Hong yaitu 1. Hidup dalam Firman Tuhan. 2. Senantiasa berdoa. 3. Bergantung kepada pimpinan Roh Kudus. 4. Tetap dalam kesepakatan dengan Tuhan. 5. Bersemangat (melayani). 6. Fokus kepada Yesus dan teladan-Nya. 7. Hidup dalam kerendahan hati.



Sebelum menjadi orang percaya, Dr. Hong memiliki kerinduan yang mendalam untuk mencari Kristus. Sampai suatu hari, ia menemukan sebuah Alkitab di perpustakaan milik Pemerintah China, namun diletakkan di bagian yang tidak semestinya serta berdebu (kotor).



Selanjutnya ia salin dengan tangan secara diam-diam selama 2 minggu. Walau tidak selesai, namun dirinya bersyukur dan bersuka-cita bisa menemukan Firman Tuhan. Singkat cerita, ia mengajukan bea siswa untuk belajar teologia di Amerika. Atasannya setuju karena salah membaca kata thelogy dieja sebagai technology.Ia pun akhirnya tamat kuliah dengan menyandang titel Doktor di Amerika Serikat.



Sesi berikutnya, Pastor Mike menyampaikan 5 prinsip kepemimpinan yaitu : 1. Tidak ragu-ragu, tidak memunda-nunda dan bisa mengambil keputusan. 2. Bisa selesaikan pekerjaan (tugas) yang ia mulai. 3. Berani mengambil resiko. 4. Belajar untuk menerima tanggung-jawab. 5. Berani membayar harga seperti penderitaan, aniaya, kelaparan.



Salah satu nats yang dikutipnya ialah Filipi 4:13-19 "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.4:14 Namun baik juga perbuatanmu, bahwa kamu telah mengambil bagian dalam kesusahanku...........".



Keterangan foto : Penterjemah, Dr. Hong Yang, Ps. Mike dan Pdt. Dr. Japarlin Marbun (Ketum BPH GBI).