Berita Bethel
Penulis: Pram (05/10/2016)

MPL III : Menjalin Hubungan Erat dengan Tuhan


Hubungan yang dimaksud Pdt. Johan Handoyo, MTh ialah hubungan antara orang percaya, pelayan Tuhan dengan Tuhan yang musti dirajut dengan keintiman [erat,Red].



Hal itu ditegaskannya pada sesi terakhir pembekalan di MPL III (Rabu malam, 5/10) usai sesi-sesi sebelumnya dengan nara sumber Pdt. dr. Josafat Mesach (Hakikat Penatalayanan) dan Pdt. Yosia Abdisaputra, MTh (Kepemimpinan).



Tuhan Yesus mengajarkan hubungan erat ini sesuai dengan Firman Tuhan yaitu dalam format : 1. Intim dengan Tuhan (I Kor. 6:17 " Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia"). 2. Hubungan seperti pada perjanjian pernikahan.



Allah ingin hubungan ini seperti pernikahan yang diikat dalam suatu perjanjian kuat seumur hidup (Kejadian 2:24 "Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging").



3. Tuhan ingin kita memiliki hubungan dengan orang percaya dan rekan sepelayanan dalam satu wadah yakni satu tubuh Kristus. Hal itu sesuai dengan nats Efesus 4:1-6 dan 16 "4:3 Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera:



4:4 satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu,4:5 satu Tuhan, satu iman, satu baptisan,4:6 satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua............".



Namun, Pdt. Johan mengingatkan sejumlah tantangan untuk mewujudkan kesatuan itu yaitu 1. Zona nyaman. 2. Terdapat rasa tidak aman [penolakan]. 3. Keinginan menjadi sempurna. 4. Keluarga tidak memberikan dukungan. 5. Berpikir "hanya saya yang bisa lakukan hal itu", sembari menutup pemaparannya.