Berita Bethel
Penulis: Pram (25/10/2016)

Separuh Penduduk Indonesia Sudah Menggunakan Internet


Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) merilis hasil penelitian terbaru terkait statistik pengguna dan perilaku pengguna Internet di Indonesia hingga Oktober 2016. APJII menyatakan 51,8 persen dari 256,2 juta penduduk Indonesia, yakni 132,7 juta orang, merupakan pengguna Internet.



“Sebanyak 65 persen atau 86,3 juta pengguna berasal dari Pulau Jawa,” demikian dituliskan APJII dalam keterangannya, Senin, 24 Oktober 2016.Sementara itu, jumlah pengguna Internet lainnya berasal dari Pulau Sumatera 20,8 juta orang atau 15,7 persen; Pulau Bali dan Nusa Tenggara 6,1 juta orang atau 4,7 persen; Kalimantan 7,6 juta orang atau 5,8 persen; Sulawesi 8,4 juta orang atau 5,8 persen; Maluku-Papua 3,3 juta orang atau 2,5 persen.



“Sebanyak 52,5 persen dari pengguna adalah pria dan 47,5 persen pengguna adalah wanita,” APJII menerangkan. Adapun rentang usia pengguna Internet terbanyak berada pada usia 20-24 tahun dengan jumlah mencapai 24 juta orang. Jumlah terbanyak lainnya diikuti pengguna yang berusia 35-39 tahun sebanyak 24 juta orang, pengguna berusia 30-34 tahun 23,3 juta orang, dan pengguna berusia 20-24 sebanyak 22,3 juta orang.



Pengguna paling sedikit adalah mereka yang berusia 10-14 tahun, yang hanya 768 ribu orang menggunakan Internet. Jika dilihat dari pekerjaannya, pengguna Internet terbesar adalah mereka yang bekerja sebagai karyawan swasta. Jumlahnya mencapai 23,8 juta orang. Lalu, diikuti oleh mereka yang berwirausaha (20 juta) dan mahasiswa (18 juta).



Sementara itu, mereka yang bekerja sebagai pengusaha, tentara atau kepolisian, pekerja lepas, pengojek, dan penjaga toko rata-rata tidak sampai lima juta orang dari mereka merupakan pengguna Internet.



Pengguna Internet Indonesia Doyan Belanja Online . Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyebutkan, dari 132,7 juta penduduk Indonesia yang menggunakan Internet, sebanyak 92,8 juta orang lebih memilih jenis layanan Internet melalui telepon pintarnya atau Internet mobile.



Sementara itu, hanya 17,7 juta orang yang memilih menggunakan Internet rumah dan 14,9 juta orang menggunakan fasilitas Internet di kantor. “Sisanya mereka menggunakan jenis layanan yang disediakan di kampus, warung Internet (warnet), dan Internet cafe,” demikian APJII menuliskan dalam keterangannya, Senin, 24 Oktober 2016.



Adapun alasan utama pengguna Internet cukup bervariasi. Paling banyak mereka menggunakan Internet untuk memperkaya informasi, jumlahnya mencapai 31,3 juta orang. Sedangkan pengguna yang memanfaatkan Internet untuk bekerja sebanyak 27,6 juta orang, untuk bersosialisasi sebanyak 13,6 juta orang, untuk hiburan sebanyak 11,7 juta orang. Sisanya, mereka menggunakan Internet hanya sebatas hiburan, pendidikan, dan berbisnis.



Untuk konten komersial, APJII mengungkapkan, sebanyak 82,2 juta orang menggunakan Internet untuk belanja secara online, 45,3 juta orang terjun ke bisnis personal, dan 15 juta orang menggunakan Internet untuk keperluan lainnya.



Dalam berbelanja online, sebanyak 130,8 juta orang mengetahui Internet sebagai tempat jual-beli barang dan jasa. Bahkan, sebanyak 84,2 juta orang pernah bertransaksi secara online.Dalam belanja online, sebanyak 34,1 juta orang menggunakan Internet untuk membeli tiket. Selain itu, sebanyak 29,4 juta orang berbelanja kebutuhan rumah tangga. Terakhir, hanya 4,7 juta orang yang berbelanja pakaian.



Sementara itu, Facebook masih menjadi konten media sosial yang sering dikunjungi oleh pengguna Internet Indonesia, jumlahnya mencapai 71,6 juta orang. Media sosial lainnya, seperti Instagram, dikunjungi oleh 19,9 juta orang, dan YouTube dikunjungi sebanyak 14,5 juta orang.[Sumber Naskah : tempo.co/Foto : Istimewa].