Berita Bethel
Penulis: Pram (16/12/2016)
Natal BPH : Fokus Selesaikan Amanat Agung


Berbeda dengan biasanya, Graha Bethel Jakarta tampak ramai dengan karyawan bertopi koboi (Kamis, 15/12). Mereka adalah Panitia Natal BPH GBI dan para pengurus BPH GBI. Tema Natal kali ini ialah "Pergi dan Beritakanlah" (Matius 10:7-8 dan Lukas 2:20).



Hadir pada acara ini yaitu Pdt. Soehandoko Wirhaspati, Pdt. T.L. Henoch, Pdt. Julius Ishak, Pdt. Tommy Smith, Sekum BPH (Pdt. Paul R. Widjaya), Pdt. Ferry Haurissa serta pengurus-pengurus BPH lainnya dari Departemen/Biro terkait.



Renungan Natal. Pdt. Japarlin Marbun selaku Ketua Umum BPH GBI tak ketinggalan menggunakan topi koboi ketika menyampaikan renungan Firman Tuhan dengan mengutip nats Matius 10:7 Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.10:8 Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma,".



Apa kehendak Yesus ?. Bagi Ketum, bertopi koboi ini artinya semua harus kerja cepat bak koboi untuk kemuliaan nama Tuhan. Poin-poin penting renungan yang disampaikannya berkaitan dengan Amanat Agung meliputi : 1. Yesus mengasihi semua manusia.



2. Yesus menghendaki semua orang diselamatkan dan masuk Surga (II Petrus 3:9 "Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat").



3. Yesus menghendaki agar semua orang menerima mujizat. Menurutnya, saat ini banyak masalah, penyakit dan lain-lain yang tidak bisa diselesaikan oleh manusia. 4. Kerajaan Surga sudah dekat alias kedatangan-Nya kedua kali semakin dekat. Iblispun semakin gencar bekerja.



Pdt. Japarlin mengutip Wahyu 12:12 "Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat"). Atas dasar ini, Ketum menekankan efisiensi penggunaan waktu untuk kemuliaan nama Tuhan.



Ia menyesalkan ada gereja tertentu yang menyatakan tidak perlu lagi menyelesaikan Amanat Agung. Bahkan ada pula gereja tertentu yang jelas-jelas mendukung LGBT.



Cara menyelesaikan Amanat Agung. Pdt. Japarlin mensyaratkan tiga hal yaitu Pertama, minta kuasa Roh Kudus. Kedua, memiliki perencanaan yang baik. Ketiga, Excellent Service di semua lini (layanan), termasuk juga pelayanan di BPH GBI.



Usai Firman Tuhan, Pdt. Julius Ishak berdoa untuk pelayanan Firman Tuhan.Selanjutnya, acara penyalaan lilin Natal yang diawali oleh Ketum BPH, Sekum, Ketua MP (Pdt. Soehandoko), Ketua BPD GBI DKI Jakarta, HRD (Vera Tobing), Ka Biro Keuangan (Pdm. Henny Dondokambey) dan Ketua Panitia (Raja Harefa). Pdt. T.L. Henoch menutup acara dalam doa serta menaikkan doa berkat.



Apresiasi Karyawan Terbaik. Acara dilanjutkan dengan persembahan pujian-pujian rohani.  Para penyanyi rohani masing-masing Tiffany Geraldine (juara World of Championship of Performing Art, California, 2015, peserta audisi The Voice Indonesia by RCTI, peserta Rising Star Indonesia by RCTI) dan Bobby Febian, penyanyi dengan gaya musik country.



Selanjutnya pemberian hadiah sebagai apresiasi kepada karyawan yang berprestasi masing-masing kepada pemenang pertama yaitu Rode Rini (melayani 11 tahun), menerima sebuah tropi dan satu unit kendaraan roda dua merek Yamaha matic Mio.



Pemenang kedua yaitu Soleh, bekerja sebagai office boy selama 12 tahun di BPH. Ia mendapatkan sebuah tropi dan logam mulia seberat 10 gram. Namun, Rini mengajak bertukar hadiah. Soleh mendapatkan Yamaha Mio, sementara Rini mendapatkan logam mulia milik Soleh.



Kemudian, pengundian door prize bagi undangan dan karyawan BPH. Niko dari Departemen Teologia beruntung memenangkan hadiah door prize sebuah Yamaha Mio. Acara dilanjutkan dengan ramah-tamah. Selamat Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.