Berita Bethel
Penulis: Pram (17/01/2017)

Jejaring Sosial Pemicu Iri dan Frustrasi

Berdasarkan penelitian terbaru Kaspersky Lab, jejaring sosial membuat banyak pengguna merasa negatif.Pemicunya adalah keinginan untuk mendapatkan likesebanyak mungkin.

Mayoritas pengguna merasa sedih atau marah ketika mereka tidak mendapatkan banyak likesterhadap posting seperti yang mereka harapkan. Sekitar 42% responden mengaku merasa cemburu ketika teman-teman mereka mendapatkan lebih banyak likes dibandingkan mereka.

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa banyak pengguna yang merasa iri ketika melihat kehidupan teman mereka tampak lebih bahagia di jejaring sosial.Survei itu dilakukan Kaspersky Lab kepada 16.750 orang di seluruh dunia.

Hasilnya, kebanyakan pengguna lebih sering mengalami emosi negatif setelah menghabiskan waktu di jejaring sosial karena berbagai alasan dan ini mengalahkan efek positif jejaring sosial. Sebanyak 65% mengaku menggunakan jejaring sosial untuk tetap berhubungan dengan teman dan kolega.

Sementara 60% ingin melihat pos menghibur dan lucu. Meski ada keinginan untuk merasa bahagia dari interaksi mereka di jejaring sosial, seringnya mereka pergi dengan perasaan pahit bahwa orang lain lebih menikmati hidup daripada mereka.

Sekitar 59% responden merasa tidak bahagia ketika melihat unggahan teman teman di pesta yang mereka tidak diundang dan 45% mengungkapkan foto-foto liburan menyenangkan teman-teman mereka memiliki pengaruh negatif bagi diri mereka. [Sumber : koran-sindo.com/Foto : Istimewa].