Berita Bethel
Penulis: Pram (31/01/2017)
Penghancuran Kendaraan Tidak Laik Jalan Bisa Dilakukan Lima Tahun Lagi

Jakarta — Kementerian Perhubungan menilai penghancuran kendaraan tidak laik jalan dengan sistem scrap dapat dilakukan pada lima tahun mendatang guna mengatasi kemacetan akibat jumlah kendaraan tidak sesuai dengan panjang jalan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Pudji Hartanto menilai penghancuran kendaraan tersebut baru bisa dilakukan pada lima tahun mendatang karena saat ini masyarakat belum siap dengan peraturan tersebut.

“Mungkin lima tahun yang akan datang dilaksanakan itu. Pasti kita sudah siap,” kata Pudji, Jakarta, Selasa (31/1/2017).Dia mengatakan pihaknya perlu melibatkan badan penelitian dan pengembangan (Balitbang) Kementerian Perhubungan guna menentukan jenis kendaraan yang harus dihancurkan untuk mengurangi jumlah kendaraan yang ada.

Adapun terkait dengan daerah-daerah yang diberlakukan peraturan penghancuran kendaraan tersebut, paparnya adalah daerah-daerah macet.

“Tuanya seberapa, harus melalui litbang, tidak bisa sembarangan,” katanya.Dia menjelaskan, penghancuran kendaraan tidak laik jalan merupakan cara lain dalam mengatasi kemacetan-kemacetan yang terjadi selain mengurangi produksi kendaraan bermotor.[Sumber Naskah : bisnis.com/Foto : Ilustrasi].