Berita Bethel
Penulis: Pram (31/01/2017)

Tata Cara Penyelesaian Perkara Pelanggaran Lalin dengan Tilang Per Januari 2017

Mahkamah Agung Republik Indonesia telah mengundangkan Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 12 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelesaian Perkara Pelanggaran Lalu Lintas, yang diundangkan pada 16 Desember 2016.

Untuk kelancaran teknis pelaksanaannya, berdasarkan hasil rapat koordinasi para Pimpinan Pengadilan Negeri Se-Wilayah DKI Jakarta yang dilaksanakan pada 21 Desember 2016 maka pelaksanaan peraturan ini diberlakukan secara efektif mulai bulan Januari 2017.

Seperti dikutip dari laman Puskominfo Bid Humas Polda Metrto, adapun persidangan dan tata cara penyelesaian perkara pelanggaran lalu lintas tersebut sebagai berikut:

1. Bahwa persidangan perkara lalu lintas dilaksanakan setiap hari Jumat, mulai pukul 08.00 WIB di 5 (lima) wilayah Pengadilan Negeri Jakarta.

2. Putusan perkara pelanggaran lalu lintas : Diucapkan Tanpa hadirnya Pelanggar

3. Putusan Hakim diumumkan melalui Laman resmi Website dan pada papan pengumuman yang tersedia di Pengadilan Negeri pada hari itu juga pada pukul 08.00 WIB.

4. Pelanggar dapat mengajukan keberatan / perlawanan atas Putusan Hakim yang menjatuhkan perampasan kemerdekaan dengan menghadiri persidangan pada hari itu

5. Pelaksanaan putusan perkara pelanggaran lalu luntas dilakukan oleh Jaksa.

6. Pembayaran denda ( baik secara tunai atau elektronika / Bank) ke rekening Kejaksaan dan pengambilan barang bukti oleh pelanggar dilakukan di kantor Kejaksaan Negeri dengan menunjukkan bukti pembayaran denda.[Sumber Naskah : elshinta.com/Foto : Istimewa].