Berita Bethel
Penulis: Pram (28/03/2017)
6 Cara Mengenali Situs Belanja Online Palsu

Untuk menghindari pelaku kejahatan digital, Anda harus mengenali situs online palsu atau yang mungkin memiliki indikasi kuat sebagai situs jebakan. Dibalik kemudahan yang diberikan situs belanja online, ternyata risiko yang diambil pengguna layanan e-commerce juga sangat besar. Jika tidak berhati-hati, bukan hal yang tak mungkin Anda menjadi korban pelaku kejahatan digital.

"Seperti sebuah adagium yang mengatakan bahwa di mana ada uang dan pengguna maka penjahat digital juga ada di sana. Untuk itu, pengguna perlu memastikan keamanan saat bertransaksi di situs belanja online," ujar Technical Consultant PT Prosperita – ESET Indonesia, Yudhi Kukuh dalam keterangan tertulis kepada SINDOnews.

Untuk mengenali situs online palsu atau yang mungkin memiliki indikasi kuat sebagai situs jebakan, ESET Indonesia menyampaikan tips sebegai berikut:

1. URL situs yang dikunjungi. Perhatikan URL situs yang Anda kunjungi, bila aneh sebaiknya dihindari. 2. Pilihan produk yang janggal.Misalnya, situs mengkhususkan diri menjual pakaian tetapi juga menjual suku cadang mobil atau bahan konstruksi.

3. Deskripsi produk. Sebuah toko online akan menyewa copywriter khusus untuk membuat deskripsi produk yang sederhana, mudah diingat dan indah. Jadi, jika menemukan sebuah produk menggunakan deskripsi asal-asalan ini bisa jadi pertanda bahwa produk yang dijual meragukan

4. Kontak email aneh. Jika email untuk layanan pelanggan, seperti “ebaysupport@gmail.com” daripada “support@ebay.com” bisa dipastikan toko online tersebut adalah palsu.

5. Harga produk. Menawarkan harga sangat murah dibandingkan toko online lain atau bahkan dari website resmi produk yang dijual.6. Desain buruk. Toko online, terutama di bidang fashion akan memberikan tampilan desain yang sangat menarik, kreatif dan berkesan. Bukan asal-asalan atau asal jadi, karena bila begitu ada indikasi kuat toko online ini abal-abal. [Sumber naskah : sindonews.com/Foto : Istimewa].