Berita Bethel
Penulis: Pram (18/04/2017)

Paskah 2017 : Kebangkitan Kristus Membawa Pengharapan

GBI Jemaat Kapernaum Jakarta mengadakan ibadah Paskah 2017 secara out door di Rumah Kayu, Ancol, Jakarta-Utara (Minggu, 16/4). Acara ibadah dimulai pada jam 06.00 WIB - 09.30 WIB. Gereja lokal ini digembalakan oleh Pdt. Ferry Haurissa.

Beberapa pemuji ikut memeriahkan acara ini yaitu Frans Sisir Rumbino (foto tengah bawah), Trio Hebat dan John Tanamal.Hadir menyampaikan kesaksian yakni Prof. Gayus Lumbuun (foto kiri atas). Ia memberikan kesaksian hidup bagaimana beliau mendapat mujizat, pertolongan dari Tuhan. Prof. Gayus bersyukur karena Tuhan berkenan memakai dirinya sebagai Hakim Agung di Mahkamah Agung.

Ibadah ini semakin meriah dan suka-cita dengan tampilan tarian Jospan, sekalian mengajak sebagian jemaat untuk turun dan menari-nari buat Tuhan.Bacaan Firman Tuhan dikutip dari Injil Markus 16:1-8 yaitu perikop yang mengisahkan Kebangkitan Yesus Kristus.

Dalam khotbahnya, Gembala GBI Kapernaum,Pdt. Dr. Melianus Kakiay (Ferry Haurissa, foto kanan) menekankan tentang tiga kebenaran yaitu : 1.Kebangkitan Yesus membawa pembaharuan hidup. Bandingkan 2 Kor.5:17, orang yang hidup dalam Kristus adalah ciptaan baru, yang lama sudah berlalu dan yang baru sudah datang.

Tindakan wanita-wanita itu dipagi hari untuk merempahi mayat Yesus tidak ada gunanya lagi karena Yesus sudah bangkit. Hanya orang mati yang perlu dirempahi atau diawetkan.

Jangan hidup lagi dalam kebiasaan atau budaya lama yang hanya bergaul dengan barang yang fana atau yang mati tetapi mari bangkit dan tinggalkan semua kebiasaan, sifat, kelakuan dan gaya hidup lama. Selanjutnya, mulailah hidup baru dan penuh pengharapan bersama Yesus  yang telah bangkit.

2. Kebangkitan Yesus mengajar kita untuk hidup dengan iman atau percaya. Persoalan Maria Magdalena dan dua rekannya adalah batu besar yang sedang menutup pintu kubur itu. Begitu juga persoalan banyak saudara dan saya adalah ada banyak batu masalah berupa sakit penyakit, tekanan,

kesulitan dan batu batu lain lagi dalam hidup ini tetapi perhatiak dengan seksama bahwa Yesus sudah bangkit dan batu sudah terguling. Hal yang diperlukan adalah iman, percaya bahwa Ia yang hidup sudah membuka jalan bagi setiap kita. Tugas kita berjalan terus, berjuang terus, berusaha terus dan membangun keluarga kita masing masing  dengan iman. Sementara itu, Tuhan Yesus menggulingkan batu itu dan memberkati kita.

3. Kebangkitan Yesus untuk memberikan kemenangan dan tugas untuk memberitakan Injil. Berita injil adalah berita yang kudus dan tak terbinasakan (Markus 16:8b).

Hidup kekal ada didalam berita Injil itu sendiri karena Injil adalah kekuatan Allah untuk menyelamatkan setiap orang yang percaya. "Saya mengajak kita semua untuk terus bersaksi dan memenangkan banyak jiwa bagi kerajaan Allah," pesan Pdt. Ferry dipenghujung kotbahnya. [GBI Kapernaum].


Artikel Terkait :

Mensyukuri Kasih dan Anugerah-Nya