Berita Bethel
Penulis: Pram (09/06/2017)

BPD Sum-Sel Terima Mobil Operasional

Berada di urutan ke-14, BPD GBI Sumatera Selatan menerima bantuan satu unit mobil operasional dari GBI REM Jakarta. Penyerahan dilakukan pada saat ibadah pengucapan syukur bulanan "Giving My Best" di GBI REM Hotel Ciputra, Jakarta-Barat, Kamis, 08/05).

Sekretaris BPD GBI Sum-Sel (Pdm. Tuberto, MS) hadir pada acara ini. Ia menyampaikan  ucapan terima-kasih kepada keluarga besar GBI REM, Gembala (Ps. Abraham Conrad Supit) atas pemberian bantuan ini. "Pemberian ini menjadi berkat bagi pelayanan BPD Sum-Sel. Tuhan Yesus memberkati GBI REM," pungkasnya.

Kotbah disampaikan hamba Tuhan, Pdt. Martinus Joshua Supit (Gembala Sidang GBI Forward Living Church/FLC) dengan judul "Dream a Journey" (Perjalanan Impian). Ia mengutip   pelayanan dan perjuangan Elia di era kekeringan akibat tidak ada hujan selama 3,5 tahun, pemerintahan Raja Ahab dan Ratu Izebel (nats I Raja-Raja 18:41-46).

Menurutnya, perjalanan impian musti dilewati dan didukung oleh iman dalam tiga tahapan agar mujizat bisa terjadi. Tahap pertama : invisibility (sesuatu yang tidak nampak, tidak terlihat), seperti pasal 18:43 Setelah itu ia berkata kepada bujangnya: "Naiklah ke atas, lihatlah ke arah laut." Bujang itu naik ke atas, ia melihat dan berkata: "Tidak ada apa-apa." Kata Elia: "Pergilah sekali lagi." Demikianlah sampai tujuh kali. Pdm. Yosua menegaskan agar orang percaya ketika berdoa dengan sepenuh hati, bukan setengah-setengah kepada Tuhan.

Tahapan kedua : Insignificant (tidak berarti, sedikit). Selanjutnya, Pdt. Yosua mengutip pasal 18:44 Pada ketujuh kalinya berkatalah bujang itu: "Wah, awan kecil sebesar telapak tangan timbul dari laut." Lalu kata Elia: "Pergilah, katakan kepada Ahab: Pasang keretamu dan turunlah, jangan sampai engkau terhalang oleh hujan."

"Setialah pada perkara kecil, bisa saja Tuhan memberikan berkat yang kecil jika dirawat, dijaga maka Tuhan akan berikan perkara yang besar. Utamakan mencari Tuhan, sesuai dengan Matius 6:33", ujarnya.  Akhirnya, turunlah hujan lebat, pasal 18:45 "Maka dalam sekejap mata langit menjadi kelam oleh awan badai, lalu turunlah hujan yang lebat. Ahab naik kereta lalu pergi ke Yizreel".

Tahap ketiga : Intimidation (ancaman, intimidasi, pemaksaan kehendak). Usai mengalahkan ratusan nabi baal (palsu), tiba-tiba Elia melarikan diri ke padang gurun dan meinggalkan bujangnya di sana hanya karena mendengar ancaman Ratu Izebel yang akan membunuhnya melalui utusan sang Ratu (Pasal 19:1-3).

Usai Firman Tuhan acara dilanjutkan dengan Perjamuan Kudus yang dilayani Gembala, Ps. Abraham Conrad Supit, penyerahan bantuan kepada departemen internal GBI REM dan beberapa pihak eksternal, termasuk serah terima mobil operasional untuk BPD GBI Sum-Sel. Tidak ketinggalan, Paduan Suara dari WBI REM dari berbagai cabang ikut memeriahkan acara ini. Terima-kasih dan Tuhan Yesus memberkati GBI REM.