Berita Bethel
Penulis: Pram (24/07/2017)
Maju Mundur Gereja Tergantung Pemimpin

Departemen Pengembangan dan Jaringan BPH GBI menggelar acara Konferensi Gembala dan Pemimpin 2017 di GBI Nafiri Allah, Jakarta-Barat (24-25 Juli 2017).

Acara penting ini menunjukkan kerinduan besar para pemimpin gereja GBI dan Gembala GBI untuk terus memahami kehendak Tuhan dalam gereja-Nya, khususnya gereja yang sehat dan bertumbuh. Hal itu disampaikan Ketua Umum BPH GBI, Pdt. Dr. Japarlin Marbun ketika memberikan sambutan singkatnya di sesi pembukaan.

Ia menjelaskan terdapat tiga hal yang penting berkaitan dengan gereja yang sehat dan bertumbuh yaitu Pertama, pemimpin gereja menentukan maju atau tidaknya sebuah pelayanan. "Sebab ia diberikan tanggung-jawab yang besar dan harus terus diperlengkapi dalam mengerjakan rencana Allah yang besar," tegasnya.

Kedua, para pemimpin dan gembala adalah ujung tombak dalam pelayanan, terutama dalam hal penanaman gereja. Serta, kondisi ini sesuai dengan Tema BPH GBI 2017 "Tahun Penuaian Besar". Ketum berharap agar melalui konferensi ini para peserta memiliki wawasan yang baru, gairah, semangat ketika melakukan penanaman gereja dan mempertumbuhkan gereja. Selain itu, tentu sebagai salah satu sarana sharing pengalaman dalam pelayanan.

Ketiga, para pemimpin diharapkan terus belajar agar bisa memberikan pelayanan yang maksimal bagi jemaat. Mengingat, imbuhnya kondisi saat ini gereja dan jemaat dihadapkan dengan kemajuan teknologi, transportasi, bahkan kebutuhan biaya hidup yang semakin tinggi.

"Tetap semangat, optimis, dan bergairah serta mari terus memperlengkapi diri untuk mengemban misi Allah," pungkasnya. Selanjutnya dilanjutkan dengan sesi pertama dengan nara sumber Gembala GBI Nafiri Allah, Pdt. Josia Abdisaputra yang mengemukakan pentingnya visi bagi gereja.

Artikel terkait :

Gereja Tanpa Visi = Tanpa Arah & Kelelahan

Pemimpin Musti Sehat