Berita Bethel
Penulis: Pram (02/08/2017)
Sulut Tuan Rumah Jambore DPA GBI International 2018

Pengurus Departemen Pemuda Anak (DPA) Gereja Bethel Indonesia (GBI) Sulawesi Utara Gorontalo periode 2017-2021 resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Jambore International 2018 mendatang. Di tunjuknya sulut tidak terlepas suksesnya acara Jambore DPA GBI di Kota Kotamobagu, berkat peran serta BPD GBI Sulut-GO dibawah kepemimpinan Pdt Verro Tunas yang mensupport penuh kegiatan Jambore bersama seluruh gereja-gereja lokal GBI

“Saya bangga atas kepercayaan Badan Pekerja Harian (BPH) GBI menunjuk daerah ini sebagai tuan rumah, karena itu harus dilaksanakan sebaik mungkin dengan persiapan yang matang agar sukses seperti jambore terakhir DPA di Kota Kotamobagu,” kata Ketua DPA terpilih periode 2017-2021, Pdm Yusak Sanggi.STh melalui pesan WhatsApp,Minggu (30/7/2017)

Ia mengatakan, kalau ada kesempatan, maka kesempatan itu tdak boleh diabaikan karena jika berhasil penyelenggaraan jambore ini akan sangat memberikan arti ke depannya, tentu kepercayaan pusat kepada sulut untuk penyelenggaraan kegiatan lainnya semakin besar.

Pada Jambore internasional nantinya daerah akan kedatangan utusan dari seluruh daerah se Indonesia bahkan utusan gereja GBI yang berada di luar negeri, kesempatan itu dapat digunakan oleh banyak pihak terutama pemerintah provinsi sulawesi utara untuk promosi daerah mulia dari objek wisata hingga wisata kuliner yang ada di wilayah ini.

Lebih lanjut Papa King panggilan akrab nya, mengatakan diri nya bersama Ps Johny Kilapong usai bertemu dengan Pdt Japarlin Marbun Ketua Umum BPH pada 28 Juli 2017 di kantornya, mendengar langsung terkait penunjukkan Sulut untuk penyelenggaraan even tahunan ini

“Kedatangan kami menemui beliau untuk silahtuhrahmi sekalian menindak lanjuti penyampaian Ketum pada waktu pembukaan acara Jambore DPA di Kota Kotamobagu, tentang pelaksanaan Jambore berikutnya dengan skala internasional,”

“Puji Tuhan, daerah Sulawesi Utara diberi kepercayaan untuk menyelenggarakan Jambore international, dan kami juga akan berkordinasi dengan pemerimtah porvinsi  terkait pelaksanaan, karena kami merencanakan Presiden Jokowi yang akan membuka kegiatan ini secara resmi nantinya,” ujar papa King.

Terpisah hamba Tuhan senior Pdt Honny Supit Sirapanji.MTh melalui pesan singkatnya di WhatsApp, Senin (31/7/2017) mengapresiasi keputusan BPH mempercayakan daerah Sulawesi Utara menjadi tempat pelaksanaan Jambore Internasional, Bagi orang percaya bisa terlibat di dalam kegiatan “rohani” itu berkat kasih karunia (Tuhan).

“Pertama, merupakan anugerah atau pemberian kepada seseorang yang seharusnya tidak layak menerimanya.Kedua, kehormatan karena mengerjakan tugas Ilahi (Yoh 12:26). Ketiga, kepercayaan dari organisasi. Keempat, tanggung jawab yang merupakan “nazar” dan harus dituntaskan, dan Kelima diberikan kepada seseorang sesuai kapasitas dan kapabilitasnya yang tidak elampaui kemampuannya..

“Generasi muda adalah “asset” Gereja yg harus dituntun, dibina menjadi generasi yang mengenal Allah dan perbuatan-Nya yg besar. Acara ini bukan hanya tanggung-jawab seseorang,  tetapi seharusnya menjadi tanggung-jawab  semua elemen GBI se Sulut-Go, baik BPD,  pejabat gereja sampai kepada jemaat di gereja lokal,” katanya.

Sebelumnya,  kegiatan Jambore DPA tahun 2017 dengan tema “To Be Strong Generation”  dilaksanakan pada tanggal 26 Juni – 1 Juli 2017 di Kota Kotamobagu bulan lalu, Pdt Mody Sepang.STh sebagai Ketua Panitia menuai sukses serta apresiasi yang tinggi dari seluruh keluarga besar gereja GBI se Sulut dan Gorontalo, karena dalam kegiatan tersebut diikuti 57 gereja lokal dengan 837 peserta.

Selain itu, tampil sebagai pembicara hamba Tuhan dari BPH GBI seperti Ketua Umum BPH,  Pdt Dr Japarlin Marbun,Ketua BPD Pdt Verro Tunas, Ketua BPW Manado Pdt Hanny Pantow.STh, Pdt Ir Ade Karouw.MTh (Gembala GBI Bethany Pumorow), Pdt Honny Supit Sirapanji.MTh (Gembala GBI Menorah, Pdt Eddy Wanjoyo.STh (GBI Gilgal), Pdt Frangki Munaiseche.MTh (Gembala GBI Gilgal Amurang), Pdt Rully Takaonselang (BAN LMI) dan Yes He Is dari Bandung juga panitia menghadirkan kesaksian pujian artis rohani Maria Shandy serta penampilan kocak serta memberkati lewat kesaksian pelaku Stand Up Comedy Mongol [Sumber : bulawanews.com/David].