Berita Bethel
Penulis: Pram (15/11/2017)
Mantan Karyawan Google Lahirkan 'Agama' yang Sembah Robot

Anthony Levandowski, engineer Uber yang menjadi sosok kunci dalam perseteruan hukum dengan Waywmo, mengemukakan 'agama' baru. Levandowski yang mantan karyawan Waymo, unit mobil pintar Google, memulai keyakinan barunya tersebut pada September 2015.

 Dia menyebutnya sebagai 'Way to the Future'. Misi 'Way to the Future' seperti dikutip detikINET dari Business Insider, Rabu (4/10/2017) mengembangkan dan memperkenalkan realisasi konsep Ketuhanan berbasis Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Dalam konteks Silicon Valley, 'agama' berbasis AI tidak terlalu mengada-ada. Beberapa eksekutif seperti CEO Tesla Elon Musk dan CEO Softbank Masayoshi Son, percaya akan Singularity, yakni titik ketika kecerdasan mesin melampaui kemampuan manusia.

Mereka mungkin tidak sampai menganggapnya sebagai agama. Namun Levandowski berpikir lebih jauh lagi dengan beranggapan bahwa semakin canggih perkembangannya, AI pada akhirnya nanti punya kemampuan seperti Tuhan. 

Lama tak ada kabar soal Levandowski, hingga terungkap kabar cukup mengejutkan yang menyebutkan, pria ini berupaya memperkenalkan agama baru yang memuja AI.[Sumber : inet.detik.com].