Berita Bethel
Penulis: Pram (21/12/2017)

BPD Kal Teng : Seminar KDC Sampit dan Palangkaraya

Atas kasih dan kepercayaan Tuhan, Ketua Deperteman Pelayanan Masyarakat, Pdt. Dr. Yonathan Wiryohadi bersama tim, kembali mengadakan seminar KDC (Kingdom Driven Church) untuk memperlengkapi gereje-gereja di Indonesia. Kali ini wilayah yang mendapat kesempatan berharga digelarnya Seminar KDC adalah Kalimantan Tengah, tepatnya di kota  Palangkaraya dan Sampit.

Seminar diadakan selama dua hari di masing-masing kota. Di Palangkaraya berlangsung dari 21-22 November 2017 dan dihadiri sekitar 100 orang peserta, bertempat di GBI Rock. Sedangkan di Kota Sampit diadakan pada 23-24 November 2017 dan diikuti oleh sekitar 50 peserta, bertempat di GBI Filadelfia.

Dengan semangat untuk mengubah kehidupan para hamba Tuhan dan gereja-gereja agar menjadi para hamba Tuhan dan gereja-gereja yang berdampak bagi komunitas, kota dan bangsanya, Pdt. Wiryohadi, Pdt. Swisa Flora dan Pdt. Mardanus membagikan materi seri KDC berikut pengalaman-pengalaman yang telah dihidupi selama ini kepada peserta.

Di hari pertama misalnya, materi yang diajarkan meliputi Injil Kerajaan, Membangkitkan Raja-Raja, Find Your Calling dan Ekklesia. Kemudian di hari kedua, disampaikan materi yang membahas tentang Hukum Multiplikasi, SOP (standard operating procedure ) Kerajaan Surga dan Memberkati Kota dan Bangsa.

Diharapkan melalui Seminar KDC yang berlangsung, para peserta yang sebagian besar adalah pemimpin gereja itu, dapat menemukan dan memahami betul panggilan yang Tuhan sediakan dalam kehidupan mereka, untuk kemudian mereka hidupi sehingga apa yang menjadi rencana dan rancangan Tuhan bagi kota dan bangsa dapat tergenapi melalui kehidupan mereka sebagai bagian dari tubuh Kristus.

Melalui Seminar KDC, jemaat dan gereja-gerejaNya di seluruh Indonesia maupun di luar Indonesia juga diingatkan agar menerjemahkan pesan Tuhan untuk mengasihi sesama melalui perbuatan-perbuatan nyata, sehingga kehadiran gereja bukan hanya sebatas gedung tetapi juga berdampak bagi sekitarnya. Dan buah-buah dari perbuatan kasih nyata itu adalah terjadinya penuaian jiwa yang signifikan di setiap kota. Ini sejalan dengan janji yang Tuhan berikan di tahun Pentakosta ketiga ini.

Seperti yang sudah-sudah, di mana ada Seminar KDC di situ ada pembaruan paradigma. Seperti yang diakui oleh para peserta selama ini, nilai-nilai kebenaran yang dibagikan mampu meng-encourage atau memberi dorongan untuk mulai bergerak dan mengadakan suatu perubahan di gereja/kota mereka masing-masing.

Api yang mereka dapatkan selama Seminar KDC berlangsung, mereka akan bawa dan bagikan kepada gereja dimana mereka bernaung. Sebut saja Bpk. Yoseph, selaku gembala GBI Api Kemuliaan Pandu Senjaya kota Waringin Barat, Sampit, yang merasa sangat diberkati dengan kebenaran-kebenaran firman Tuhan  yang disampaikan.

“Sebagai hamba Tuhan, kita haruslah berperilaku benar, berdampak positif pada keluarga, komunitas, dan kota sebab tanah mencatat setiap perkataan dan perbuatan kita,” tukas Bpk. Yosep, yang juga berharap Seminar KDC dapat dilakukan secara berkala dan disampaikan ke pelosok-pelosok daerah.

Rasa antusias pun dirasakan oleh peserta lain bernama Pdt. Stefanus Subur Budiono (Gembala GBI Phiadelphia, Sampit). Sebagaimana diakuinya, pengajaran tentang Hukum Tabur Tuai yang didapatnya di Seminar KDC membukakan pengertian yang sama sekali baru dan memerdekakan, sehingga menumbuhkan kesadaran bahwa benih seyogianya harus ditabur agar kehidupan jemaat maupun gereja dapat diubahkan dan dipulihkan. Yang pada akhirnya, mengubahkan dan memulihkan kota dan bangsa.

Bagaimana dengan peserta seminar KDC di kota Palangkaraya ?, Ketua BPD GBI Kalimantan Tengah [Pdt Damai Tejenal], sangat bersyukur dengan berlangsungnya seminar KDC. Ia meyakini setelah hadirnya Seminar KDC, akan ada terobosan-terobosan baru, secara khusus dalam hal pelayanan, baik di gereja lokal maupun BPD Kalteng sendiri.

“Saya sendiri sangat diberkati dengan kebenaran tentang Find Your Calling, bagaimana mendengar suara Tuhan dan bagaimana taat dalam tuntunanNya. Saya sangat berharap seminar KDC dapat diadakan kembali.”

Pandangan senada disampaikan Pdt. Lewi, selaku pengurus GBI wilayah kabupaten Kapuas. Ia merasa banyak sekali hal-hal baru yang disingkapkan tentang kebenaran firman Tuhan, yang sebelumnya tidak pernah ia dengar. Salah satunya tentang Multipilasi atau Pelipatgaandaan.

“Ada impartasi yang saya rasakan saat mengikuti seminar KDC ini. Saya akan bagikan apa yang saya dapatkan dari seminar ini kepada jemaat di gereja saya, agar apa yang selama ini tetutup menjadi terbuka sehingga gereja dan kota diberkati.”  

“Saya sangat diberkati, terutama pada sesi dimana kami diingatkan sebagai gembala kami harus menjadi taladan. Juga saat dibukakan kebenaran tentang multiplikasi keuangan dan kerohanian!” seru Gembala GBI Kapakat, Pdm, Lukas Tarigan. [Lasma-Dep. Pelmas BPH GBI].