Berita Bethel
Penulis: Pram (06/03/2018)
Memasuki Tahun Politik, GBI Tetap Netral

Indonesia bakalan punya gawe besar baik di tahun 2018 yang diisi dengan Pilkada serentak se-Indonesia guna memilih Kepala Daerah dan tahun 2019 yang akan ada momen Pemilihan Presiden [Pilpres]. Kedua tahun itu kini populer dengan sebutan 'Tahun Politik'.

Menyikapi perkembangan demikian, Ketua Umum BPH GBI [Pdt. Dr. Japarlin Marbun] dan beberapa pengurus inti BPH GBI menggelar jumpa pers di Graha Bethel, Jakarta [Senen, 5/3]. Hadir para pejabat BPH GBI masing-masing Pdt. Joel Manalu, MTh [Ketua Departemen DPA], Pdt. Dr. Ec. M. Sudhi Dharma [Ketua Departemen Pembinaan Regional II].

Berikutnya, Pdt. Paul R. Widjaya [Sekretaris Umum], Pdt. Ir. Suyapto Tandyawasesa, MTh [Bendahara Umum], Pdt. Himawan Leenardo [Sekretaris I], dan Pdt. Naftali Untung, MTh [Sekretaris II].

Media Kristiani yang hadir terdiri dari media cetak dan online masing-masing Media Indonesia, Majalah Gaharu, Majalah Bahana, Majalah Inspirasi, Victorius GBI REM, Majalah Narwastu, reformata.com, onlinekristen.com, warningtimes.com, wartamaya.id, radio RPK FM.

"Posisi GBI di Pilkada mempersilahkan jemaat untuk bebas memilih calon-calon [Kepala Daerah] yang dianggap baik, " ujar Pdt. Japarlin Marbun mengawali percakapan di depan awak media Kristiani.

Ia kemudian memberikan kriteria soal hal ini yaitu Pertama, musti memiliki rekam jejak [track record] yang baik. Kedua, menghargai keragaman Bhinneka Tunggal Ika. Ketiga, memilih secara cerdas.

Pada bulan Oktober 2018, kata Pdt. Japarlin Marbun tepatnya tanggal 23-25 bakalan digelar Sidang Raya [SR] Sinode GBI di SICC Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa-Barat.

Sekitar 8.000-an Pdt, Pdm, Pdp bakalan hadir. Kepengurusannya akan memberikan laporan kinerja selama empat tahun [2014-2018] di sesi persidangan ini.

SR Sinode juga akan melaksanakan pemilihan Ketua Umum BPH GBI periode 2018-2022, kemudian dilanjutkan dengan pelantikan Ketua Umum BPH GBI terpilih.

"Presiden Jokowi telah kami undang untuk membuka SR ini.Tolong infokan kepada jemaat, warga gereja perihal SR ini agar berjalan dengan baik dan mohon dukungan doa juga," pesannya.

Selanjutnya, ia menyampaikan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan BPH GBI beberapa waktu lalu sepanjang tahun 2017 antara lain Rapat Kerja Nasional DPA di Graha Bethel, Jakarta, Rakornas WBI di Makassar, Sulawesi-Selatan, Rakornas BPD & BPLN - BPH GBI di Sydney, Australia [6-9 Februari 2018].

Pdt. Japarlin Marbun menjelaskan soal lokasi di luar negeri karena GBI di Australia yang berjumlah 12 gereja GBI bertindak selaku tuan rumah dan memberikan bantuan dalam hal pembiayaan.

Hal yang sama pada tahun 2017 yakni Rakornas di Bangkok, Thailand dan gereja-gereja GBI di sana melakukan hal yang sama. "GBI kini ada di 26 negara," ujarnya.

Agenda kegiatan BPH GBI lainnya yaitu April - Juli 2018 ialah Sidang Majelis Daerah [SMD] di seluruh Propinsi di Indonesia yang salah satu agendanya pemilihan Ketua-Ketua BPD GBI yang baru dengan masa pelayanan dua periode dan mengajukan bakal calon [Balon] Ketua Umum BPH GBI.

Masa pelayanan adalah dua kali periode maksimal.Bulan Agustus, tepatnya pada tanggal 28-30 Agustus 2018 yakni MPL V [A] yang salah satu agendanya yakni membahas perubahan AD/ART.

Selanjutnya, MPL V [B] pada tanggal 17-19 Oktober 2018 bakal melakukan pengesahan Pdt yang akan dilantik pada sesi SR Sinode dan membahas dan mengesahkan bakal calon Ketua Umum BPH GBI periode 2018-2022 hasil SMD-SMD sebelumnya yang berjumlah 5 orang kandidat.

Suara terbanyak dari antara 5 orang bakal calon ini akan terpilih menjadi Ketua Umum BPH GBI periode 2018-2022 pada sesi pemilihan di SR Sinode.Sesi dilanjutkan dengan pemaparan singkat oleh nara sumber lain yaitu Pdt. Dr. Ec. M. Sudhi Dharma [Ketua Departemen Pembinaan Regional II], Pdt. Paul R. Widjaya [Sekretaris Umum] dan tanya-jawab.

Artikel Terkait :

Gereja Musti Bangun Hubungan dengan Lintas Agama dan Pemerintah