Berita Bethel
Penulis: Pram (28/04/2018)
Kekuasaan dan Kemurahan Tuhan

“TUHAN membangun Yerusalem, Ia mengumpulkan orang-orang Israel yang tercerai-berai; Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka; Ia menentukan jumlah bintang-bintang dan menyebut nama.....” (Mazmur 147:2-4)

Saat musim yang ekstrim sedang dialami oleh orang-orang di berbagai belahan dunia. Bahkan di Cina ada tempat yang mencapai suhu -44o Celcius.  Ini memang kejadian luar biasa, tetapi Tuhan dapat mengerjakan hal yang sangat luar biasa juga dalam hidup kita melalui Firman-Nya dan Roh Kudus.  Roh Kudus  sendiri digambarkan  sebagai nafasnya Tuhan.

Firman Tuhan yang kita baca di atas adalah salah satu proklamasi dari Tuhan, bahwa “Dia menyampaikan Firman-Nya dan mencairkan semuanya dikirimkannya anginNya dan sungai itupun mengalir.”

Ada beberapa perintah dalam Mazmur  147, antara lain, bersorak bagi Tuhan, mengucap syukur dengan suara yang nyaring, memuji dan memegahkan Dia, dan menyanyi bagi Tuhan.  Itulah gaya hidup orang benar. Tuhan menghendaki di tahun  ini kita harus meningkatkan  diri untuk lebih lagi bersorak dan bernyanyi bagi Tuhan dengan segenap hati. Karena kita adalah umat Tuhan yang menerobos batas.

Tahukah saudara bahwa dari delapan puluh sampai delapan ratus juta benih hanya satu yang berhasil pada saat Tuhan menjadikan kita, jadi saudara dan saya dilahirkan dari benih pemenang. Ketika bangsa Israel mengalami kekeringan terjadi selama 3,5 tahun, dan mereka ber tobat, maka nabi Elia  berdoa untuk turunnya hujan.

Saat  Elia  melihat awan sebesar  telapak tangan, dia sukacita karena percaya akan janji Tuhan,  demikian juga kita sekecil apapun pengharapan  kita kepada Tuhan tidak akan sia-sia.

Dalam Mazmur 147 Tuhan berjanji beberapa hal, antara lain:1. Tuhan membangun  kembali Yerusalem. Jika hari ini apa yang kita usahakan hanya menghasilkan  sedikit, atau apa yang kita miliki hanya untuk membayar hutang, maka ingatlah bahwa Tuhan membangun kembali Yerusalem, demikianlah pula yang Tuhan Yesus lakukan bagi hidup kita, Dia akan membangun  kembali rumah kehidupan kita yang berantakan dan hilang pengharapan.

2. Tuhan mengumpulkan  orang-orang  Israel yang tercerai-berai. Yang tercerai-berai adalah orang yang ditolak keluar dari masyarakat. Saat ini  terjadi gelombang orang-orang Yahudi yang tersebar di seluruh dunia yang kembali ke Israel, karena hal itu telah dinubuatkan oleh Firman Tuhan.  Jika di antara kita masih ada yang tercerai berai, maka Tahun  ini akan menjadi tahun Tuhan mengumpulkan kembali.

3. Dia menyembuhkan  orang-orang yang patah hati.4. Dia membalut luka-luka mereka.5. Tuhan mengangkat kembali orang-orang yang tertindas.  Setiap kita berharga di mata Tuhan, karena itu Dia mengangkat kita yang ter tindas dan yang terbuang dan yang lemah, tetapi Tuhan menentang orang yang sombong.Percayalah bahwa Tuhan tidak pernah berdusta dan dia tidak pernah gagal menggenapi  janji-Nya.[Sumber : R.A.B-Pdt. Dr. Ir. Timotius Arifin Tedjasukmana, Dpm/Foto : Ilustrasi].