Berita Bethel
Penulis: Pram (16/05/2018)
Pernyataan Sikap PP DPA GBI Berkaitan Tragedi Teror Bom di Surabaya

Menyikapi tragedi teror bom di tiga gereja di Surabaya yang terjadi pada tanggal 13-14 Mei 2018, PP DPA BPH GBI mengeluarkan pernyataan sikap di Graha Bethel, Jakarta [Selasa, 15/5].

Para Pengurus Pusat Departemen Pemuda dan Anak [PP DPA] BPH GBI terdiri dari Pdt. Goring Abast [Biro Dewasa Muda], Pdt. Andre Imam [Wakil Ketua I], Pdt. Selnop Padang [Biro Pemerintahan], Pdt. Yusuf Suranta Purba [Sekretaris Umum], Pdt. Tonny Tanuwijaya [Wakil Ketua II], Pdt. Andreas Tuhenay [Biro Networking], Pdt. Ricky Rido Sinaga [Wakil Ketua III], Pdt. Risdianto [Biro Litbang]. Joel Manalu,M.Th Ketua PP DPA GBI berhalangan hadir karena sedang bertugas ke Pulau Nias.

Hadir para media-media online Kristiani yang terdiri dari victoriusnews.com,onlinekristen.com, jawaban.com, tricitramedia.com/RPK FM, warningtime.com, wartamaya.id, wartanasrani.com, reformata.com, tabloidmitra.com. Sementara itu, media-media cetak yang hadir yaitu Majalah Gaharu, Majalah Inspirasi, Mitra Indonesia, dan Majalah Narwastu.

Berikut pernyataan sikap selengkapnya yang dibacakan oleh Pdt. Yusuf Suranta Purba [Sekretaris Umum]: Pengurus Pusat Departemen Pemuda dan Anak (PP DPA) Gereja Bethel Indonesia (GBI) dan sekaligus sebagai generasi muda bangsa Indonesia yang cinta akan Bangsa dan Negara, yang cinta akan perdamaian dan kedamaian sesama anak bangsa, dengan ini kami menyatakan sikap: 1.PP DPA GBI menyatakan bahwa teroris tidak ada hubungannya dengan Agama.

2.PP DPA GBI, mengecam  dan menentang aksi kekerasan dan aksi teror yang dilakukan oleh kelompok orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang ingin merusak persatuan dan kesatuan bangsa  yang terjadi di Negeri ini khususnya yang terjadi kemarin di SURABAYA terhadap beberapa Rumah Ibadah (gereja) yang ada disana dan hari ini di Mapolrestabes SURABAYA.

3.PP DPA GBI, meminta pemerintah meningkatkan kinerja Kemenham, aparat keamanan TNI, POLRI, BNPT dan elemen terkait dalam penaggulangan aksi-aksi kekerasan dan Teroris di Indonesia. 4.PP DPA GBI  mendukung Pemerintah, TNI dan Polri untuk segera  mengusut dan memberantas dengan tuntas jaringan pelaku aksi teror  dan memberlakukan hukum yang seadil-adilnya demi terciptanya persatuan dan kesatuan dan rasa keadilan bagi tiap anak bangsa.

5.PP DPA GBI, menyatakan duka yang mendalam untuk semua  korban dari aksi teror yang terjadi pada beberapa gereja di Surabaya, Tuhan kiranya memberi kekuatan buat semua keluarga yang ditinggalkan. 6.PP DPA GBI, mengajak semua organisasi kepemudaan yang ada untuk menjaga  kerukunan umat beragama dan bersama-sama menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.

Kiranya Tuhan yang maha Kuasa memampukan kita semua untuk tetap menjaga Kerukunan Hidup antar umat beragama dalam berbagai perbedaan yang ada agar tetap saling menghargai dan menghormati satu dengan yang lain dalam bingkai NKRI.

Demikian pernyataan sikap resmi kami mewakili semua generasi muda Gereja Bethel Indonesia yang ada diseluruh negeri tercinta Indonesia dari tingkat Provinsi, Kota dan Kabupaten. #KamiTidakTakut, #DPAadalahKITA, #GenerasiDahsyat Jakarta : 14 Mei 2018, Salam Generasi Dahsyat, Pdt. Joel Manalu,M.Th Ketua PP DPA GBI.     

Berita Terkait :

Sampaikan Pernyataan yang Mendatangkan Kesejukan !