Berita Bethel
Penulis: Pram (05/06/2018)

BPD Sul Sel : Penerimaan 1 Unit Mobil Operasional

Orang percaya diberikan hak oleh Tuhan untuk juga menagih janji-Nya. Hal itu disampaikan oleh Pdt. Dr. K.A.M. Jusuf Roni di GBI REM Hotel Ciputra, Jakarta-Barat [Minggu, 3/6] pada sesi ibadah pengucapan syukur, Giving My Best.

Ibadah ini GBI REM menyerahkan bantuan satu unit mobil operasional untuk BPD GBI Sulawesi Selatan dan diterima oleh Pdt. Basuki Tri Nugroho. Bantuan ini  merupakan pemberian ke-24 dari total 72 unit mobil.

Sementara itu, MP BPH GBI menerima dana bantuan sebesar Rp, 10 juta [bantuan ke-6] dari total bantuan Rp. 200 juta,diwakili oleh Josiana [staf BPH GBI]. BPD DKI Jakarta menerima bantuan Rp. 10 juta dari total bantuan Rp. 200 juta [bantuan ke-6]. Bantuan lain yang diberikan GBI REM yaitu untuk pelayanan GMDN, pelayanan internal dan eksternal [1 unit kaki palsu].

Dasar Firman Tuhan ia kutip dari nats Yesaya 62:6 "Di atas tembok-tembokmu, hai Yerusalem, telah Kutempatkan pengintai-pengintai. Sepanjang hari dan sepanjang malam, mereka tidak akan pernah berdiam diri. Hai kamu yang harus mengingatkan TUHAN kepada Sion, janganlah kamu tinggal tenang. 62:7 dan janganlah biarkan Dia tinggal tenang, sampai Ia menegakkan Yerusalem dan sampai Ia membuatnya menjadi kemasyhuran di bumi..........".

"Umat Tuhan adalah diibaratkan sebuah kota yang dijaga, dipelihara Tuhan,"tegasnya. Ayat lainnya ialah Kejadian 42:9 dan Yosua 2:1. Kemudian, ia menjabarkan ayat 6b yakni "mereka tidak pernah berdiam diri" artinya terus menerus [kontinyu]. Menurutnya, Firman Tuhan penuh melimpah dengan janji-janji-Nya, Sehingga orang percaya pun mengalami hal yang sama.  

Soal berkat saat datang beribadah, menurutnya hal itu sesuai dengan Yesasa 62:9 "tetapi orang yang menuainya akan memakannya juga dan akan memuji-muji TUHAN, dan orang yang mengumpulkannya akan meminumnya juga di pelataran-pelataran tempat kudus-Ku". Nats lainnya yang sejajar masing-masing Mazmur 67:6-7, Yoel 2:12-14.

Nats terakhir yang ia kutip adalah Yesaya 62:10 "Berjalanlah, berjalanlah melalui pintu-pintu gerbang, persiapkanlah jalan bagi umat, bukalah, bukalah jalan raya, singkirkanlah batu-batu, tegakkanlah panji-panji untuk bangsa-bangsa!". "Singkirkan penghalang, maju melangkah. Pelayanan memang suka-rela namun tetap ada tanggung-jawab," tegasnya.

Ia prihatin ada gereja tertentu yang terlibat Pilkada dan tidak merawat jemaat. Padahal tugas gereja salah satunya ialah pastoral, menjaga umat, menegur, mengawasi jika [jemaat] melakukan dosa dan menyuarakan kenabian.

Ditemui Redaksi, Ketua BPD GBI Sul Sel mengatakan bantuan ini akan sangat berguna untuk pelayanan ke berbagai daerah. "Doa kami untuk GBi REM agar Tuhan Yesus terus melimpahkan anugerah-Nya," pungkasnya.

Ibadah dimeriahkan oleh persembahan pujian dengan musik kolintang dari anak-anak Panti Asuhan yang dibina oleh GBI REM dan paduan suara ibu-ibu GBI REM. Penyerahan bantuan edisi selanjutnya yaitu pada hari Minggu, tanggal 8 Juli 2018 di kota Bogor, Jawa-Barat.