Berita Bethel
Penulis: Pram (10/08/2018)
Hidup Berhikmat = Kunci Umur Panjang & Awet Muda

“Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, tetapi orang-orang yang menanti-nanti-kan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. (Yesaya 40:30-31).

Umur  panjang   tidak selamanya dibarengi dengan penampilan tua. Mereka dapat kelihatan muda dan segar.  Orang muda bisa berpikiran dan berpenampilan tua, karena berputus asa dan tidak berpengharapan. Pengubahan wajah dengan mengencangkan kulit  wajah, serta  operasi plastik pada mata dan hidung merupakan suatu kebutuhan bagi banyak orang masa kini.

Namun  perlu dipahami bahwa yang diremajakan adalah yang diluar saja. Otak, hati, jantung, paru-paru, susunan saraf, usus dan sebagainya  tidak mungkin di “remajakan”, walaupun obat “anti-oxidant” di telan dengan dosis berlipat ganda.Nah apakah yang dapat menolong kita agar memiliki tatap mata yang lurus dan jernih, walaupun usia bertambah dan tidak melakukan upaya apa- apa untuk penampilan tetap muda ?.

Menanti-nantikan  Tuhan  akan memberikan kekuatan baru. Kerinduan terhadap Tuhan akan membuat hidup menjadi penuh pengharapan dan kembali bersemangat, seumpama rajawali yang naik terbang, berlari tidak menjadi lesu, berjalan tidak menjadi lelah.Dalam 2 Tawarikh 1:7-13 mengisahkan tentang Allah yang berfirman kepada raja Salomo untuk meminta apa saja yang ia kehendaki yang akan diberikan oleh Allah kepadanya.

Yang diminta oleh Salomo bukan kekayaan, harta benda,  kemuliaan, umur panjang, melainkan kebijaksanaan dan pengertian untuk dapat memerintah dan memimpin bangsa dengan baik. Kebijaksanaan  dan pengertian itu adalah “hikmat”. Ternyata bahwa Allah tambahkan umur panjang, kekayaan, harta benda dan kemuliaan yang luar biasa kepada raja Salomo.

Dengan hikmat, kita mencari dahulu  Kerajaan  Allah serta segala kebenarannya, sehingga hidup kita dipenuhi dengan rasa aman, karena apa yang kita perlukan dalam hidup ini, ditambahkan kepada kita oleh Bapa yang dengan penuh kasih memelihara kita.

Dengan hikmat kita membedakan yang benar dari yang salah, sehingga kita berjalan dalam kebenaran dan menyinarkan terang kebaikan dalam hidup. Orang-orang bersahabat dengan kita, dan memuliakan Bapa kita yang di Sorga. Hati kita penuh kedamaian, sehingga menunda kerut-kerut di wajah yang biasanya menandakan ketakutan dan kekuatiran.

Faktanya memang tubuh manusia akan semakin menua dan merosot keadaanya, tetapi firman Tuhan berkata bahwa manusia batiniah kita, yang adalah keadaan spiritual kita, dibaharui terus menerus ketika kita berada dalam Kristus. (2 Kor. 4:16). [Sumber : R.A.B. - Pdt. dr. Olly E. Mesach/Foto : Istimewa]. “Bonus” hidup dengan hikmat dari allah adalah umur panjang dan masa muda yang penuh kekuatan.