Berita Bethel
Penulis: Pram (05/09/2018)
KKR : It's Time for Revival

Saat ini adalah waktu yang tepat untuk revival [Its's time for revival]. Tayangan-tayangan media kadang bikin kesel, situasi politik dan ekonomi [dunia] juga tak jelas. Hal itu disampaikan Pdt. Gilbert Lumoindong, STh pada sesi KKR [Rabu, jam 19.00 WIB, 5/9]. Acara diadakan usai Charisma Conference 2018 di GBI Bethel Mekarwangi [Stairway From Heaven], Bandung, Jawa-Barat.

Nats yang dikutipnya dari Efesus 5:14-18. "Sering kita komplen sama Tuhan, termasuk kok banyak persoalan. Saat kita bangkit, Tuhan akan tolong," ujarnya mantap.  

Pdt. Gilbert bernarasi ketika seorang pengemis buta ada di suatu lokasi ketika Yesus Kristus lewat.Sang pengemis bukan calon legislatif, bukan pula politikus. Begitu dia tahu Yesus lewat, dia langsung teriak. Namun para murid membentaknya agar diam.

Namun, bila orang itu orang kaya, maka para murid akan berusaha menggendong dia. Si pengemis terus berteriak dan Yesus Kristus berhenti menemui dan mendoakan orang itu. Sehingga terjadi mujizat kesembuhan.

Alkitab janjinya adalah pasti. Allah kita pasti tolong, bela, sembuhkan, lakukan perkara besar. "Tidak akan menimpa saya [Mazmur 91:7 "Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu"].

"Sesuai ayat 14, jika kita tidak bangun, tidak berbuat sesuatu, kita tidak melihat kuasa Tuhan. Bangun artinya sadar, berubah, hidup dalam kebenaran. Stop salahkan orang lain," katanya.

Kemudia, ia menambahkan bahwa Yesus Kristus akan bercahaya atasmu, tapi kita harus bangkit, bangkit. Seperti kisah Daud vs Goliath. Daud maju sebab dia tahu bahwa Allah adalah luar biasa. I Samuel 17:43 Orang Filistin itu berkata kepada Daud: "Anjingkah aku, maka engkau mendatangi aku dengan tongkat?" Lalu demi para allahnya orang Filistin itu mengutuki Daud.

Ayat 15  dituliskan agar orang percaya jangan hidup seperti orang bebal [kompromi terhadap dosa]. Ayat 17 & 18 : jangan bodoh dan mabuk sama anggur.

Menurutnya, saat ini adalah masa hari-hari yang jahat dengan bukti-bukti : 1. Makin banyak orang munafik. 2. Makin banyak orang bodoh, bersungut-sungut, kompromi terhadap dosa, 3. Makin jahat. 4. Makin nekat dan tak berpikir panjang. Gereja pecah karena orang-orang ambisius.

Bagian terakhir kotbahnya, Pdt. Gilbert menegaskan bahwa Anak Tuhan perlu alami kebangunan dan kebangkitan rohani !. Bagaimana bisa alami kebangunan dan kebangkitan rohani ?, Ia menjabarkan secara ringkas :

1. Sadari kita tak mau terseret pada hari-hari yang jahat. 2. Sadari kita sudah disediakan kuasa, melalui Roh Kudus-Nya. 3. Sadari jika saya tidak bangkit, setan akan semakin meraja-lela.

4. Sadari jika saya bangkit, saya akan alami [terima] janji-janji Tuhan. Altar call merupakan pamungkas kotbahnya pada jam sekitar 20.00 WIB.Ratusan orang maju ke depan. Glori glori Halleluyah sebagai pujian penutup KKR sekitar jam 20.15 WIB.