Berita Bethel
Penulis: Pram (12/09/2018)
Kasusnya Semakin Meningkat, Katarak Penyumbang Terbesar Kebutaan di Indonesia

Seseorang yang menderita katarak dapat memicu kebutaan. Sayangnya, jumlah penderitanya di Indonesia kian meningkat, sehingga Anda harus melakukan pencegahan.Katarak menyebabkan lensa mata keruh, sehingga cahaya dari luar tidak dapat menembus kornea. Pada awalnya, penderita mengeluh penglihatannya buram, sampai akhirnya memicu kebutaan.

Menteri Kesehatan RI Prof Dr dr Nila Farid Moeloek SpM(K), mengatakan, kebutaan akibat katarak masih mendominasi tingkat kebutaan di Indonesia. Maka, masyarakat diminta untuk waspada sejak dini.

"Katarak merupakan penyumbang terbesar kebutaan di Indonesia yang hampir mencapai 60%," ujar dia, lewat siaran pers yang diterima Okezone, Senin (10/9/2018).Dia menjelaskan, umumnya penyakit katarak disebabkan karena usia lanjut. Di usia ini, seseorang akan mudah mengalami peningkatan gangguan penglihatan secara langsung.

Salah satu cara untuk mencegah, sebut Menkes Nila, yaitu dengan melakukan operasi. Soal biaya tak usah khawatir, apalagi bagi peserta JKN boleh kapan saja mendeteksi gangguan mata, termasuk katarak.

"Operasi katarak dilakukan agar tidak terjadi kebutaan. Adanya prgram JKN, terbuka bagi masyarakat untuk memeriksakan mata, sehingga mereka yang mengalami gangguan mata agar dapat segera diobati”, terang dia,

Pada dasarnya, menurut Menkes Nila, menjaga kesehatan mata sejak muda sangat penting dilakukan oleh siapa saja. Pola hidup sehat juga harus selalu diterapkan kapan saja.Termasuk dengan cara menjaga asupan makanan yang kaya vitamin A dan asam lemak omega 3, untuk menjaga kewaspadaan mata. Di sisi lain, Anda juga harus mencegah terlaku sering terpapar benda elektronik atau gawai.

"Pola hidup sehat sangat penting dilakukan, begitu juga dengan paparan gawai harusnya dihindari dan sering-sering melatih otot mata supaya tidak terganggu," tutupnya.[Sumber : okezone.com].