Berita Bethel
Penulis: Pram (17/09/2018)
HUT GBI Sinona Ke-15 : “Masalah Selalu Datang Jangan Tawar Hati”

Pdt. Dr. Japarlin Marbun sebagai pengkotbah menyampaikan kotbah dengan tema “Masalah Selalu Datang Jangan Tawar Hati” di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Sinona, Bojongsari, Karawang, pada even perayaan HUT ke-15 yang diselenggarakan dalam ibadah kebaktian pagi pukul 08.00 WIB sampai selesai.

Ibadah dibuka dengan penampilan anak-anak remaja dengan permainan gitarnya yang apik. Kemudian juga dimeriahkan paduan suara wanita dan kesaksian pujian dibawakan penyanyi Nova Marindra.

Ibadah minggu sekaligus peringatan ke-15 tahun GBI Sinona semakin istimewa karena dihadiri oleh Ketua Umum Sinode GBI Pdt. Dr. Japarlin Marbun membawakan firman Tuhan. Dalam kotbahnya, diambil dari 2 Korintus 4:1”Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati.” Ini membicarakan masalah tantangan dunia.

Demikian juga GBI Sinona sekarang yang sedang memperingati 15 tahun kehadirannya juga sudah pasti semakin banyak tantangan. “ Karena itu, menghadapi tantangan tidak boleh mudah tawar hati sebab Allah tidak membiarkan persoalan yang kita hadapi melebihi kekuatan kita,” tegasnya.

Dalam perikop ini, kutip Pdt Japarlin,  Paulus mengajarkan dalam segala hal tantangan hidup kita bisa hadapi bersama dengan Tuhan. Tetapi ada bagian yang kita harus ambil dan demikian juga bagian Tuhan.

“Makin lama dunia ini akan semakin sukar. Hal itu dikatakan jelas dalam kitab Wahyu, disebutkan celakah bumi karena Iblis bekerja dalam geramnya yang dasyat, dengan demikian masalah dan kerusakan makin dasyat,” ujarnya.

Dalam realitas sekarang banyak kejadian yang mengherankan seperti suami bunuh istri atau kakak beradik bunuh-bunuhan karena warisan. Belum lagi sekarang sudah dilegalkan kaum LGBT. Bayangkan bagaimana rusaknya dunia.

Semua tokoh di Alkitab harus menghadapi pemrosesan yang sangat panjang. Seperti Abraham yang yang dijanjikan keturunan jadi bangsia besar, tetapi menunggu anak sampai 25 tahun.

Bayangkan bagaimana dia harus menanti. Demikian juga kisah Yusuf bermimpi akan menjadi raja di Mesir dan dia diproses lama dibuang ke sumur dan dijual jadi budak. Dari penjara baru muncul jadi orang nomor dua di Mesir.

“Rahasianya jangan mudah tawar hati ketika diproses Tuhan apapun tantangan dan persoalan harus jalan terus,” pesannya. Kata Pdt Japarlin, bahwa sifat tawar hati adalah mudah menyerah.

Kedua, untuk menjadi orang Kristen berkemenangan harus membangun integritas. Kalau Yusuf kehilangan integritas dan kejujurannya dia tidak akan menjadi raja muda di Mesir.

Karena itu, kita sebagai orang Kristen harus berintegritas. Karena jelas mengatakan bahwa katakan yang benar ya benar dan yang salah dan salah diluar itu pasti dari si jahat. Masing-masing membangun integritas.

Selanjutnya yang ketiga, harus selalu mengandalkan Tuhan. Tuhan perlu memprotek kita agar terhindar dari segala cobaan dan marabahaya. Dalam alkitab bahwa jarak hidup dan maut itu hanya selangkah, seperti dikatakan Daud kepada sahabat Yonatan.

Dalam kesaksiannya, Pdt Japarlin menyatakan bahwa hidupnya bahkan tiga kali lepas dari maut. Saat SMP sedang menebang pohon kayu di kampung pernah terkubur karena longsor.

Pengalaman kedua, waktu kuliah di STTB Petamburan. Saat naik motor mengajar ke Tanjung Priuk di lampu merah tabrak [Jeep] Hartop. “Saya teriak darah Yesus tetap tabrakan, saya melinting duduk di atas hartap,” paparnya.

Yang ketiga, pernah juga sakit deman berdarah dan trambosit tinggal 2000 saja. “Roh saya sudah keluar dari tubuh saya. Tapi hanya dalam semalam naik 65.000 itu mukjizat,” kisahnya.

Menjadi orang berkemenangan dalam Tuhan sekali lagi ada tiga hal yang musti lakukan yaitu tidak boleh tawar hati, harus memiliki integritas dan senantiasa mengandalkan Tuhan.

Di akhir ibadah diadakan pemotongan tumpeng ultah oleh Pdt Edi Wagino [Gembala] dan istri, dan diberikan kepada pengerja GBI Sinona dan juga Pdt. Dr. Japarlin Marbun.

Sementara itu, Pdt. Wiweko STh selaku gembala Rayon 8 GBI yang berhalangan hadir karena sedang di Bangkok lewat Pdt Edi Wagino menitipkan ucapan Selamat Ulang Tahun yang ke 15 tahun GBI Sinona. [Sumber : warningtime.com]