Berita Bethel
Penulis: Pram (18/09/2018)
Sinode GBI XVI Diundur dan Pdt. Dr. Erastus Sabdono Undur Diri dari Sinode GBI

Sinode GBI XVI yang sedianya akan berlangsung pada tanggal 23-26 Oktober 2018 di SICC Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa-Barat bakalan ditunda ke tanggal 27-30 Agustus 2019.

Demikian pres konferensi yang lakukan Ketua Umum BPH GBI, Pdt. Dr. Japarlin Marbun di Graha Bethel, Jakarta [Selasa, 18/9] sekitar jam 19.30 WIB.

Para awak media Kristiani hadir pada pers konferensi ini. Turut serta hadir bersama Pdt. Dr. Japarlin Marbun yakni Sekum BPH GBI, Pdt. Paul R. Widjaya dan Bendahara Umum BPH GBI, Pdt. Ir. Suyapto Tandyawasesa, MTh.

Dasar pengunduran ini menurut Ketum BPH GBI yakni pertimbangan situasi dan kondisi "suhu politik" yang diperkirakan akan "menghangat" sekitar pelaksanaan acara tersebut yakni Pemilihan Presiden [Pilpres].

Mekanisme pengunduran ini  berdasarkan masukan MP [Majelis Pertimbangan] BPH GBI yang kemudian disampaikan kepada BPH GBI dan mengundang pertemuan dengan Ketua-Ketua BPD GBI se-Indonesia. Namun, tanpa mengundang 4 BPLN luar negeri.

Para peserta pertemuan terdiri dari 28 Ketua BPD GBI se-Indonesia dari 34 BPD. Hampir semua BPD menyetujui perihal penundaan ini, kecuali 1 BPD yang akan berkonsultasi dengan jajarannya. Rapat BPH GBI - para Ketua BPD digelar hari ini, Selasa, 19 September 2018 mulai jam 10:00 WIB dan berakhir sore hari.

"Para Pendeta bisa saja tidak bisa hadir ke persidangan oleh karena tensi politik. Tahun depan, 2019 Sinode digelar dalam situasi yang kondusif," tegasnya Pdt. Japarlin Marbun.

Pada kesempatan ini, Pdt. Dr. Japarlin Marbun menyampaikan info perihal Pdt. Dr. Erastus Sabdono yang akan memulai pelayanannya dengan mendirikan Sinode baru.

"[Kami] sama-sama melakukan pekerjaan Tuhan dan melayani bersama-sama, sesuai panggilan masing-masing. Tampak hadir pada sesi rapat ini yakni Pdt. Dr. Erastus Sabdono. Info lebih lanjut, silahkan kontak melalui e-mail dan dikirimkan ke alamat : panitia@sinodegbi2018.org.

Jadwal Pilpres 2019 :
Kampanye pemilu :13 Oktober 2018 - 13 April 2019. Masa tenang : 14 - 16 April 2019. Pemungutan suara : 17 April 2019. Penetapan pasangan presiden dan wakil presiden terpilih : 6 Oktober 2019