Berita Bethel
Penulis: Pram (17/10/2018)
Opening MPL V [B] : Mari Minta Hikmat dari Atas

Sidang MPL V [B] BPH GBI digelar di Jakarta-Pusat [17-19 Oktober 2018]. Tema persidangan ialah 2018 adalah Tahun Penuaian Raya dan sub tema Maximize The Harvester. Pdt. Timotius Arifin menyampaikan Firman Tuhan pada sesi ibadah pembukaan dengan membacakan nats Yakobus 3 : 13 - 17.

Dari nats diatas, ada tiga poin penting menurutnya yakni : 1. Hikmat dari atas. 2. Hikmat bumi [dunia]. 3. Hikmat dari kuasa gelap : sensual and devilish.  

Ia lebih lanjut mengingatkan bahaya soal lidah dalam perkataan."Tidak ada yang bisa menjinakkan lidah," tegasnya.  Nats lainnya yang ia kutip yaitu 2 Samuel 9-10.

"Kita akan dihakimi dengan ukuran yang lebih berat," ujarnya, sembari menayangkan slide sebuah media cetak The Gospel Truth. Di edisi ini, terpampang tulisan sebagai head line "Christ is the king I serve [Queen Elizabeth].

Pdt. Timotius mengingatkan raja hoax ialah setan. Ia memberikan contoh ketika setan membujuk Adam dan kemudian menjelekkan Tuhan. "Ketika kita bicara, katakan hal hal yang baik, positif seperti simbol GBI," pesannya.

Di akhir sesi, Ia membacakan nats 2 Samuel 11. "Seorang pemimpin berjalan di depan. Raja berperang di bagian depan. [Jangan] seperti Daud, tentaranya perang lawan musuh, Daud intip Barsyeba mandi. Daud kalah dengan dirinya sendiri [dosa sensual]," ujarnya. 

Soal devilish, ia memberikan uraian singkat seperti ketika Daud menuliskan surat [perintah] agar Uria ditaruh di bagian depan saat pertempuran agar celaka [mati]. "Hati-hati dengan ketikan jari, bisa membakar lidah. Akhir zaman Bapa serahkan anak dan sebaliknya, saling mengkianati. Milikilah buah-buah roh. Daud nyaris dibunuh oleh anak-anaknya akibat dosa,"pungkasnya. Tepat jam 16:50 WIB, ibadah pembukaan selesai dan dilanjutkan dengan perjamuan kudus.