Berita Bethel
Penulis: Pram (18/10/2018)

Hadirkan Suasana Surgawi di Bumi ini !

Suasana persidangan [semacam] Sinode gereja di Nigeria, Afrika  yang penuh damai, suka-cita dan suasana Surgawi. Kondisi ini  disampaikan Pdt. Wiryohadi, Ka Dep. Pelmas BPH GBI dan Gembala GBI WTC Serpong, Banten pada sesi ibadah pagi hari terakhir Sidang MPL V [B] di Jakarta [Jumat,19/10].

Ia berkunjung ke lokasi persidangan di sana sebagai tamu beberapa waktu yang lalu.Suasana di atas bisa tercipta karena pihak Panitia mengadakan sesi doa keliling di lokasi persidangan secara bersama-sama. Aktifitas ini diikuti peserta persidangan dan Ketua [semacam] Sinode di Nigeria.

Nota bene luas gereja mencapai beberapa kilometer persegi. Mereka doa sembari menengking kuasa-kuasa kegelapan dan mendoakan agar suasana persidangan aman, lancar dan sukses.

Lebih lanjut, ia kutip mengutip nats  Matius 6:9 "Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,6:10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga".

"Tugas estafet dari Yesus yang belum selesai buat orang percaya, hamba Tuhan yakni membawa [menghadirkan] suasana Kerajaan dan kehendak-Nya nyata di bumi seperti di Surga," katanya.

Ia kemudian menjelaskan bahwa orang percaya, hamba Tuhan melakukan hal di atas seperti tertulis di nats Galatia 5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,5:23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

Nats di atas tidak ada tertulis kecuali di persidangan MPL V [B], tambah Pdt. Wiryohadi, MTh. Menurutnya, ayat diatas itu berlaku dalam even persidangan MPL V [B] juga.

Untuk menghadirkan suasana Surgawi di bumi ini, Pdt. Wiryohadi, MTh menyampaikan langkah-langkah :

1.Membaca, percaya dan lakukan Firman Tuhan sesuai dengan Efesus 1:18-21.

2. Menghidupi hukum-hukum Surga [value of the Kingdom of God] yang jelas jauh lebih tinggi daripada hukum hukum di bumi ini [I Yohanes 2:15-17].

Nats Amsal 13:9 Terang orang benar bercahaya gemilang, sedangkan pelita orang fasik padam menjadi nats penutup ibadah pagi.

Berikutnya Pdt. Wiryohadi MTh menyampaikan progres bantuan musibah bencana alam di Palu, Donggala, Sulawesi Tengah termasuk lokasi-lokasi Posko di Tanjung Tada, Galaxy Guest House, Karajalembah Bawah, penyaluran bantuan.

Ia juga berterima-kasih kepada BPD GBI Sulawesi Utara, Tagana, PD GBI Pusat dan setempat dan pihak-pihak [relawan] dan donatur-donatur lainnya yang telah memberikan bantuan ke wilayah bencana.

Ketua BPD GBI Sulawesi Tengah juga mempresentasikan kondisi bencana di sana, pelaporan jumlah gereja lokal GBI yang terkena bencana.

Juga rencana-rencana perbaikan gereja GBI yang mengalami kerusakan. Sesi lanjut ke pelaporan hasil persidangan komisi organisasi, anggaran dan program.