Berita Bethel
Penulis: Pram (26/10/2018)

Album NEW HOPE Menjadi Suara Buat Bangsa-Bangsa & Raih Silver Button

Usai sukses dengan peluncuran Album pertama dan kedua yakni pujian buat Tuhan "Love to Worship You dan Freedom" yang bergema ke dunia, kembali  Symphony Worship, sebuah grup musik dan para penyembah Tuhan GBI The City Tower, Jakarta meluncurkan album ketiga yakni NEW HOPE. Visi dan misi Symphony Worship ialah To Be Voice to The Nations dan Pemulihan Pondok Daud melalui pujian dan penyembahan.

Launching bertempat di GBI City Tower, Jakarta [Jumat,26/10, mulai sekitar jam 18.30 - 20.00 WIB] dan dihadiri Gembala setempat dan sekaligus pembimbing Symphony Worship, Pdt. Djohan Handojo.

Symphony Worship beranggotakan Ivan Handojo [Lead Singer, Song Writer, dan Producer], Nicholas Sarasta, Josephine Widia, Theresia Fasya, Devina Wola, dan Jonathan Fernando sebagai singers.

Selain itu ada musisi-musisi seperti Ivan Tangkulung, Alisan Jaya, William Lee, Jonathan Fandra, Wawan Lee, Christofer Tjandra, Gavin Christiantoro, Chris Immanuel, dan juga tim choir dari GBU The City Tower Jakarta.

Sebelum sesi launching, sesi diawali dengan konferensi pers yang dihadiri media-media online, cetak dan radio Kristiani [sekitar 16.30 WIB] dan dipandu moderator Erick Moreli.  Satu per satu para personel Symphony Worship masing-masing Ivan Handojo, Ivan Tangkulung, Christofer Tjandra menyampaikan keterangannya.

Tema album ketiga ini, NEW HOPE menurut Ivan Handojo sesuai dengan kebutuhan orang percaya terhadap pengharapan kepada-Nya setiap waktu. Selain itu, Symphony Worship menyuarakan kasih Kristus dan pemulihan Pondok Daud melalui pujian dan penyembahan.

Ketika Redaksi menanyakan kepada Ivan perihal maraknya perilaku 'copas' dan up-load albumnya di dunia maya, ia menegaskan telah melaporkan hal itu kepada pihak terkait dan mendapatkan respons yang cepat.

Sementara itu, Ivan Tangkulung mengatakan inspirasi kepenulisan lagu ketika ia berada dalam posisi berdoa, saat teduh pribadi. "Perlu 10 bulan buat selesaikan satu album ini," ujarnya. Album ini diharapkan Ivan Tangkulung bisa memotivasi gereja-gereja lain bisa menulis [menciptakan] lagu dan memberkati banyak orang.

Christofer Tjandra bersyukur sebab melalui album ini, muncul kesaksian-kesaksian dan menjadi berkat bagi banyak orang. Sejak tanggal 4 Agustus 2018, saat live recording concert Symphony Worship pihaknya menerima banyak kesaksian atas mujizat dan hadirat Tuhan."Album ini menerima silver button dari youtube sebab mempunyai pelanggan diatas 100 ribu orang," ujarnya kepada Redaksi.  

Diakhir acara, Pdt. Pdt. Djohan Handojo menegaskan bila gereja-gereja akan menyanyikan lagu-lagu album diatas, silahkan saja. Namun sebaliknya bila ada pihak tertentu yang sengaja mengkopi dan membisniskan maka pihaknya akan melayangkan surat teguran.

"Sebab album-album itu memiliki hak cipta milik Symphony Worship, harus ijinlah " pungkasnya. Sesi dilanjutkan dengan tanya-jawab. Selamat dan Sukses !.