Berita Bethel
Penulis: Pram (12/12/2018)

Media Sosial Ungguli Koran Cetak sebagai Sumber Berita

Pada tahun 2018, lebih dari separuh populasi di Bumi menggunakan internet. Data tersebut dihimpun oleh We Are Social, jumlah totalnya mencapai empat miliar. Pertumbuhan internet yang masif ini berdampak pada literasi informasi masyarakat. Riset terakhir yang dilakukan Pew Research mengungkapkan bahwa satu dari lima orang dewasa Amerika Serikat (AS), sering mendapatkan informasi dari media sosial ketimbang koran cetak.

Pada 2017, porsi konsumsi berita melalui media sosial masih sama dengan konsumsi berita melalui koran cetak di AS. Namun pada tahun ini, persentase koran cetak sebagai sumber berita menurun empat persen di angka 16 persen.

Sementara media sosial sebesar 20 persen. Penggunaan koran cetak sebagai sumber berita yang menurun disebabkan oleh semakin berkurangnya sirkulasi koran cetak dan adanya peningkatan pengguna media sosial di AS tahun ini.

Dari semua platform media yang menjadi variabel penelitian, televisi masih menjadi sumber berita unggulan di AS, meski terjadi penurunan konsumsi sejak 2016. Sementara situs berita adalah sumber berita paling populer kedua, diikuti oleh radio, media sosial, dan terakhir koran cetak.

Situs berita online menjadi rujukan 33 persen responden di AS untuk mengakses infromasi yang mereka butuhkan, mengungguli radio dengan persentase 26 persen.

Sebanyak 43 persen responden usia dewasa, lebih banyak memanfaatkan media sosial dan situs berita untuk memperoleh informasi, dan 49 persen lainnya lebih cenderung mengakses televisi.

Dilihat secara usia, 65 persen pengguna di atas usia 50 tahun mengonsumsi berita dari televisi, menjadikan televisi sebagai media paling populer di kelompok usia ini. Sedangkan usia di atas 65 tahun, koran cetak menjadi medium kedua terpopuler setelah televisi, dengan persentase 39 persen.

Perbedaan media informasi juga memengaruhi banyaknya berita yang diperoleh. Pew Research mengungkapkan bahwa responden usia 18 hingga 29 tahun, mendapatkan berita empat kali lebih banyak dibanding responden usia 65 tahun ke atas.[Sumber : kompas.com].