Berita Bethel
Penulis: Pram (27/04/2015)
Menghadapi Tantangan dengan Iman


Kita hidup dalam dunia yang penuh dengan tantangan. Tidak ada orang yang bisa menghindar dari tantangan. Tantangan-tantangan tersebut berusaha mengalihkan perhatian kita dari keyakinan iman terhadap hal-hal yang tidak kita lihat dan dari pengharapan yang belum terwujud kepada kenyataan dunia yang terlihat dengan jelas. Dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut, kita perlu mengingat bahwa “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.” (Ibrani 11:1).



Dalam menghadapi berbagai tantangan dalam hidup kita, kita perlu menyadari beberapa hal: Pertama, kita memerlukan iman karena pengharapan kita umumnya belum terwujud. Sandaran kita bukanlah mata kita, melainkan Pribadi Allah yang tidak dapat kita lihat dengan mata. Kedua, kita harus beriman terhadap pengharapan yang kita miliki agar kita bisa menyadari bahwa apa yang ditawarkan dunia ini tidak berarti bila dibandingkan dengan pengharapan yang kita miliki. Jangan biarkan diri Anda terpesona oleh kenyamanan yang semu yang nampaknya dimiliki oleh orang-orang yang tidak beriman. Ketiga, tantangan yang dihadapi setiap orang berbeda-beda.



Hal ini terlihat jelas dari kepelbagaian tantangan yang dihadapi dan kepelbagaian respons--berupa sikap dan tindakan--yang digerakkan oleh iman dari tokoh-tokoh iman dalam bacaan Alkitab hari ini. Jangan mengasihani diri dan beranggapan bahwa diri Anda adalah orang yang paling menderita. Perhatikanlah teladan tokoh-tokoh iman dalam bacaan Alkitab hari ini. [P-GEMA/Foto : Istimewa]



1 Petrus 5:8-9 "“Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.”