Berita Bethel
Penulis: Pram (14/03/2019)

Menghargai Anugerah Allah (1 Korintus 10:1-11)

Anugerah Allah bukan untuk melegalisasi semua keinginan kita, terlebih keinginan yang bertentangan dengan kehendakNya. Karena itu,  keinginan kita harus menjadi cerminan kekudusan Allah di dalam hidup kita.

Perikop " Israel sebagai suatu peringatan " mengajarkan apakah anugerah Allah itu ?. Kegagalan bangsa Israel dimasa lampau untuk menghargai anugerah Tuhan Allah. 1. Anugerah Allah adalah kuasa perlindungan Allah yang harus kita respon dan tanggung jawab dengan cara hidup dalam perkenanan dihadapan-Nya (1-5).

2. Anugerah Allah tidak bermaksud meniadakan segala keinginan, tetapi oleh anugerah-Nya keinginan kita dapat disucikan dari kecenderungan untuk melanggar aturan dan hukum ketetapan dari Tuhan (6-10).Kita harus kembali kepada hidup yang menghargai anugerah Allah, dengan cara: Pertama, Hidup dalam perkenanan Tuhan. ( ay. 5 ).

" ... Allah tidak berkenan kepada bagian yang terbesar dari mereka,... ". Perkenanan Tuhan bukan soal suara mayoritas atau apa yang paling lazim, sehingga hidup kita seharusnya tidak boleh takut dianggap ketinggalan zaman, tidak up to date, tidak kekinian asal cara hidup kita sesuai dengan Firman Tuhan ( Alkitab) yang selalu Up To Date sampai akhir zaman tiba.

Bagian terbesar dari Israel telah binasa ditengah perjalanan menuju tanah perjanjian,  karena menganggap anugerah Allah hanya seputar urusan makan minum lahiriah saja.

Sejarah itu harusnya menjadi peringatan bagi kita di  zaman ini, agar kita tidak mati-matian untuk berkenan dihadapan manusia dengan mengejar standard kelaziman manusiawi.

Bagaimana hidup berkenan bagi Tuhan ? : 1. Mengetahui tuntunan Tuhan. 2. Mengikuti tuntunan Tuhan dengan yakin.Band. Filipi 3:19 - Diluar perkenanan Tuhan.Marthin Luther, sang reformator berkata:" Bukan karena saudara berharga, sehingga Allah mengasihi saudara: Allah mengasihi saudara dan karenanya saudara berharga."

Jadi, jangan berlelah-lelah hanya untuk dianggap berharga dalam pandangan dunia. Anugerah Allah adalah perkenanan Allah menerima dan menjadikan kita kembali kepada bagian dari karya keselamatanNya.

Kedua: Hidup dengan keinginan yang suci. ( ay.6 ) " ... supaya jangan kita menginginkan ... yang jahat seperti yang telah mereka perbuat. "Setiap kali kita menyatakan keinginan kita, saat itu juga nyatalah batas pengertian kita akan apa yang kita maksud anugerah Allah.

Ingat, bahwa anugerah Allah bukan seperti : 1. Pagar untuk sebuah area lokalisasi, area khusus berbuat apa saja yang kita inginkan.2. Cap layak untuk dikonsumsi pada kemasan sebuah produk, sebagai legalisasi keinginan yang tidak suci.

Setiap kita membaca kata " Jangan " dalam Alkitab sebagai Firman Tuhan yang tidak pernah salah sepanjang zaman, tidaklah bermaksud meniadakan keinginan kita.

Allah ingin menyucikan atau menguduskan untuk mencapai maksud-maksud khusus yang telah dipersiapkan jauh sebelum kita sadari. Keinginan yang dinyatakan lewat ucapan dan perbuatan adalah menjadi cerminan dari pengertian dihati kita masing-masing yang sebenarnya akan apakah anugerah Allah itu.

Band. Filipi 4:6 - Doa + Mengucap syukur.Jadi, berhentilah luapkan semua keinginanmu dalam doa kalau ternyata hidupmu masih dipenuh sungut-sungut.[Pdt. Yusuf Sumitro, MTh/Foto : Istimewa].