Berita Bethel
Penulis: Pram (19/03/2019)
Pelaporan Layanan Tagana Rajawali Sulawesi

Pelaporan Layanan Tagana Rajawali Sulawesi

Kejadian Musibah Palu yang terjadi pada tanggal 28 September 2018 mengakibatkan banyak masyarakat yang menjadi korban, hilang dan kerusakan tempat tinggal. Kondisi ini menimbulkan trauma psikis bagi masyarakat Palu. Namun, kini "Palu Bangkit Palu Bangkit" menjadi slogan warga.  

Departemen Pelayanan Masyarakat Gereja Bethel Indonesia bersama TAGANA Unsur Rajawali langsung berkoordinasi dengan TAGANA Unsur Rajawali di Daerah Sulut – Go, Toraja, Makassar dan Wilayah Pulau Jawa – Bali, untuk membantu dan menolong para korban bencana di Palu.

Karena pada saat itu Tagana Rajawali Palu belum terbentuk. TAGANA unsur Rajawali membuka 3 Posko, dengan koordinator Lapangan Pdt. Didimus Fingkreuw, M.Th selaku Ka. Biro Pelmas DPM GBI. Detail Posko :  

1. POSKO I :  Jl. Tanjung Tada No.18 Kel. Lolu Selatan , Kec. Palu Timur. 2.POSKO II : Galaxy Guest House, Jl. Kijang Belakang Kantor Telkom. 3.POSKO III : Jl. Karajalembah bawah (lorong samping Toko Bangunan Aneka Makmur).

Dalam proses penanganan musibah bencana, team kerja dibagi setiap minggunya :  1.Untuk melakukan pelayanan kesehatan dari PDGBI Pusat dan Daerah Lampung, Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, Jakarta.

2.Penyerahan bantuan logistik kepada masyarakat ± 25.000 orang baik berupa makanan bahan pangan beras, indomie, sayur, matras, selimut, kompor dan peralatan masak serta dapur.

Team Tagana Rajawali yang turut membantu dari Tagana Rajawali Toraja, Maluku, Bekasi, Jakarta, Bali, Surabaya, Jawa Timur, Jawa Tengah, Manado, Makassar. TAGANA Unsur Rajawali Toraja dan Maluku memegang Dapur Umum di Posko Kesehatan selama 14 hari, telah menyediakan makanan satu hari 3 kali makan, ± 42.000 relawan kesehatan.Tagana Rajawali melayani masyarakat dengan trauma healing dan potong rambut gratis.

Selanjutnya, ada layanan trauma Healing di Pengungsian : Mantikilore, Saluki-Sigi, Talise, Balaroa, Palupalopo, Kaboga Besar, Kayumalue, Petobo, Sudah melayani 2.500 anak – anak.

Penanganan Pasca Tsunami : PEMBANGUNAN GEREJA. Setelah Pasca Bencana dan Tsunami, Departemen Pelmas GBI mendata Gereja – Gereja yang terkena bencana tersebut. Ada 10 Gereja yang terdata membutuhkan bantuan untuk pembangunan. Melalui dana dari para Donatur yang dipercayakan melalui Departemen Pelmas GBI dengan berkoordinasi BPD GBI Sulawesi Tengah, pembangunan dapat dilaksanakan.

Ada beberapa kendala pada saat pembangunan tersebut diantaranya bahan – bahan bangunan yang belum tersedia dengan lengkap, harga bangunan mahal dan jasa tukang yang sulit didapat dan mahal.

Dengan kerinduan dari pada Jemaat Tuhan dan Gembala Jemaat, pembangunan dimulai dengan pembenahan lahan dan bangunan gereja. Gereja – Gereja yang terkena dampai musibah bencana tersebut dan telah dibantu antara lain : 1.GBI House of Mercy. 2.GBI Iman Pengharapan Kasih. 3.GBI Parisan Sioyong. 4.GBI Siweli.

5.GBI Malaya. 6.GBI Bukit Sion. 7.GBI Jon Oge ( Pastori). 8.GBI Saluki. 9.GBI Karunia Allah. 10.GBI Jalan Kudus. Musibah dan bencana kembali terjadi pada awal tahun 2019 ini yaitu banjir yang melanda daerah Makassar – Sulawesi Selatan pada tanggal 23 Januari 2019 dan Manado - Sulawesi Utara tanggal 1 Februari 2019 mengakibatkan banyak masyarakat yang mengungsi akibat curah hujan yang deras.

Tagana Rajawali di Makassar dan Manado siap membantu pemerintah dalam penanggulangan bencana yang terjadi. Dan membuka posko dapur air dan membantu di Dapur umum bersama Dinas Sosial setempat.

Koordinator Tagana Rajawali di Daerah Makassar – Sulawesi Selatan adalah Ibu. Pdt. Silvana Keliduan dan Koordinator Tagana Manado – Sulawesi Utara adalah Pdm. Yusak Torgam Sanggi.

Kegiatan Tagana Rajawali Makassar Membuka Dapur Air, Membantu dalam Dapur Air dan Pelayanan Kesehatan setelah Pasca Banjir di Makassar. Pelayanan Kesehatan di Wilayah Kodam 3 Makassar, dimana masyarakat terkena dampak banjir 3 – 4 meter akibat bendungan Bili – bili terbuka sehingga volume air menjadi besar.

Kondisi ini mengakibatkan banyak harta benda masyarakatt hilang dan rusak bahkan rumah terendam air. Pelayanan kesehatan juga diberikan kepada masyarakat di Kel. Barombong dan Kodam Lama.

Tagana Rajawali Manado – Sulawesi Utara, saat banjir melanda membuka dapur air dan menyiapkan nasi bungkus 2000 bungkus kepada korban banjir. Selesainya pasaca banjir Team Tagana melayani masyarakat di Daerah Sitaro korban erupsi Gunung Merapi, dengan membawa bantuan logistik sayur sayuran dan dapur air.

Tagana Unsur Rajawali Makassar dan Manado mendapat apresiasi atas partisipasinya turut membantu penanganan musibah bencana yang terjadi. Tagana Unsur Rajawali memberkati masyarakat, jemaat, gereja dan pemerintah.

Pada tahun ini Pelatihan Tagana Unsur Rajawali akan dilaksanakan kembali dan bekerjasama dengan Sinode Gereja lainnya, anatara lain : 1.Pelatihana Tagana Rajawali di Mamasa pada tanggal 28 – 30 Maret 2019, dengan panitia pelaksana Sinode Gereja Toraja. 2.Pelatihan Tagana Rajawali di Jawa Timur pada tanggal 30 April – 2 Mei 2019.

3.Pelatihan Tagana Rajawali di Palu, pada tanggal 20 – 22 Mei 2019. 4.Pelatihan Tagana Rajawali Lampung, pada tanggal 24 – 26 Juli 2019. [Lasma - Dept. Pelmas BPH GBI].