Berita Bethel
Penulis: Pram (28/03/2019)
Psikologi PAUD [Tumbuh Kembang Anak Usia Dini]

Nats Lukas 2:52 "Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia" menjadi ayat utama yang dibahas oleh Dr. Rode Rini pada sesi kedua Pelatihan Guru-Guru PAUD Bethel di Graha Bethel, Jakarta [Kamis, 28/3].

Ia selanjutnya menjelaskan perkembangan fisik dan kerohanian Yesus Kristus. Yesus mengalami pertumbuhan secara fisik yakni bertambah besar dan bertumbuh.

Yesus Kristus bertumbuh keimanan-Nya yakni Ia dikasihi Allah dan secara intelektual bertambah hikmat-Nya. Kemudian, Ia secara sosial juga dikasihi manusia.

Secara emosi, Ia mampu mengelola emosi, mampu memotivasi diri, mampu membina hubungan dengan pihak lain danĀ  memiliki empati [kepedulian] terhadap kesusahan orang lain. Profil dan karakter Yesus Kristus yang demikian bisa menjadi teladan bagi anak-anak maupun orang percaya.

Lebih lanjut, Dr. Rode Rini menguraikan secara singkat perihal perkembangan anak-anak mulai dari bayi hingga usia 6 tahun : 1. Bayi [0-1 tahun]. 2. Todler 12-18 bulanĀ  ditandai dengan berjalan, eksplor situasi sekeliling, mampu menyusun 2-3 kotak, berkata 5-10 kata,memperlihatkan rasa cemburu dan bersaing.

3. Usia 18-24 bulan, anak akan naik-turun anak tangga, menyusun 6 kotak dan mampu menjuk mata dan hidung, menunjuk mata dan hidung,belajar makan sendiri, mampu mengontrol buang air besar dan buang air kecil. 4. Usia 2-3 tahun seorang anak akan belajar loncat, susun kalimat, mulai mengerti arti kata, bermain dengan anak lain.

5. Usia 3-4 tahun anak mulai berjalan sendiri, bermain ke rumah tetangga, belajar berpakaian, menggambar gambar fisik orang., walau belum lengkap namun ia bisa mengenail 2-3 warna. Anak mulai bertanya soal bagaimana anak dilahirkan, ia mulai ingin mendengar suatu cerita, bermain dengan anak lain.

6. Usia 6 tahun, seorang anak mulai memiliki ketangkasan meningkat, melompat tali, bermain sepada, tahu kanan - kiri. Namun kemungkinan ia menentang dan tidak sopan terhadap orang-tua atau temannya.

Dr. Rini Rode kemudian menguraoan soal Kecerdasan Majemuk [Multiple Intellegences]. Perkembangan iman anak usia dini dikenal dengan iman intuitif proyektif [3-7 tahun]. Hal ini terdiri dari fantasi, tindak imitasi terhadap contoh, perilaku, cerita orang dewasa.