Berita Bethel
Penulis: Pram (05/08/2019)

BPD Lampung : Pelatihan Dasar TAGANA Unsur Rajawali Angkatan 48

Kegiatan Pelatihan TAGANA Unsur Rajawali di Lampung telah dilaksanakan pertama kali pada tahun 2015.Tahun 2019 kegiatan pelatihan TAGANA dilakukan kembali melihat kejadian tsunami selat Sunda dan banjir yang telah terjadi pada tahun 2018 yang lalu.

Team relawan TAGANA Rajawali kembali direkrut sebagai bentuk kesiapsiagaan daerah untuk ikut dalam penanganan musibah bencana.

Dalam kata sambutan Pdt. Yohanes Supardi selaku Ketua BPD GBI Lampung dalam pembukaan Pelatihan TAGANA Unsur Rajawali Angkatan ke 48 mengatakan ia  bersyukur dan bangga kepada para peserta atas ikut peduli dan terlibat dalam pelatihan yang siap menjadi relawan dan tanggap. Lampung termasuk daerah yang potensi rawan bencana.

Melalui program kerja Departemen Pelmas GBI, daerah pun memiliki program unggulan yaitu Tagana Rajawali, klinik sehat dan lembaga hukum yang berorientasi untuk membantu masyarakat sebagai dasar melayani atas dasar kasih.

Pelatihan Dasar TAGANA Unsur Rajawali Lampung merupakan program Bidang Pelmas Lampung GBI dengan Ketua Panitia Pelaksana Billy Moningka selaku Koordinator TAGANA RRI Lampung. Kegiatan didukung oleh BPD GBI Lampung dan Departemen Pelmas BPH GBI.

Sasaran kegiatan melibatkan warga Jemaat gereja baik dari lingkungan GBI dan gereja-gereja yang ada di Daerah Lampung, antara lain : GKTK, GPDI, Katholik, GKI dan HKBP.

Jumlah peserta yang mengikuti Pelatihan TAGANA Unsur Rajawali 35 orang dan 20 orang pelatih dari TNI yang terlibat dalam Rajawali Indonesia.Tujuan kegiatan adalah para peserta yang siap menjadi relawan TAGANA Unsur Rajawali di Lampung.

Kegiatan Pelatihan Dasar TAGANA Unsur Rajawali Angkatan ke 48 yang dilaksanakan di Markas Komando Brigade Infanteri 4 Marinir/BS. Tanggal : 24 – 26 Juli 2019.

 

Kepanitian Daerah terdiri dari Penasehat : Pdt. Yohanes Supardi selaku Ketua BPD GBI Lampung, Pdt. Budi Chayadi [Ketua Pelmas Lampung GBI]. Sementara itu, Kepanitian terdiri dari Ketua Panitia, Billy Moningka. Wakil Ketua, Yohanes Luas.  Sekretaris, dr. Vonny. Perlengkapan, Hendrik Sitompul. Konsumsi, Lilik. Acara, Mega dan Wiwit.

Para pelatih kegiatan pelatihan : Pelatih dari Mako Brigrif 4 Lampung dalam pengajaran kedisiplinan, PBB, Vertical dan water rescue. Pembicara dari Kementrian Sosial RI tentang managemen dan kebijakan dalam penanganan musibah bencana dan TAGANA RRI, Logistik dan Dapur Umum.

Dinas Sosial Provinsi : Tendanisasi, Dapur Air dan Yel – yel dan MARS TAGANA. TAGANA RRI Pusat dan Daerah : Pengenalan TAGANA Rajawali, 5 Kecakapan (Logo – logo), SOP Pelmas, Pertolongan Kegawatdaruratan (PDGBI).

Pembukaan kegiatan pada tanggal 24 Juli 2019 dibuka oleh Ferryus selaku Ka.Sie Perlindungan Korban Bencana Alam dengan menyematkan tanda peserta pelatihan,Pdt. Yohanes Supardi Ketua BPD GBI Lampung dan Husin selaku instruktur dan perwakilan dari Kementerian Sosial RI.

Dalam Pelatihan Dasar TAGANA Unsur Rajawali ke 48 mendapatkan materi  yaitu pada hari pertama, Rabu, 24 Juli 2019 terdiri dari : 1. Kebijakan penanggulangan bencana di Provinsi dan Managemen Logistik oleh Husin.

2. Pengenalan TAGANA Indonesia dan tendanisasi dari Dinas Sosial Provinsi. 3. PBB oleh pelatih TNI Brigrif 4 Piabung Lampung.

Hari kedua Kamis, 25 Juli 2019 : 1. PBB dari Pelatih TNI Brigrif 4 Piabung Lampung. 2. Pengenalan TAGANA Unsur RAJAWALI oleh Melky Silettty. 3. Pengenalan Dapur Umum dan simulasi Dapur Umum yang langsung dilakukan oleh peserta dengan memasak makanan untuk semua peserta.

Materi logistik tentang prosedur dan menyusun logistik tersebut disampaikan oleh Husin. Penilaian beliau selaku instruktur yakni bagi peserta yang baru pertama kali mengelola Dapur Umum untuk membuat 100 bungkus makanan dinilai dari sisi pengelolaan baik dan benar. Makanan layak untuk dikonsumsi oleh seluruh peserta.

Adapun makanan yang disiapkan peserta adalah nasi, mie goreng, telur dadar goreng dan tumis sayur kacang panjang dan tempe. 4. Pengenalan logo-logo TAGANA (5 Kecakapan) dan SOP Pelmas disampaikan Melky Siletty.

5. Pertolongan Kegawatdaruratan tentang pertolongan pertama dan dasar – dasar P3K oleh dr. Rini Lestari dan dr.Vonny (PDGBI Lampung). 6. Vertical dan Water Rescue dari Pelatih TNI Brigrif 4 Piabung Lampung yang terdiri dari a. Vertical Rescue : Dalam materi ini peserta melakukan praktek vertical rescue, pengenalan dasar tentang vertical rescue.

b.Water Rescue: materi yang disampaikan kepada peserta tentang pelajaran dasar tentang penyelamatan kepada korban bencana. 7. Api unggun : Testimoni dari peserta, pelatih dari TNI, Ketua Pelaskana dan Dinas Sosial Provinsi.

Hari Ketiga Jumat, 26 Juli 2019 : Pembacaan Ikrar TAGANA, Pengukuhan peserta, penutupan acara oleh Kepala Seksi dari Dinas Sosial Provinsi Lampung dengan melepaskan tanda peserta dan penyerahan sertifikat peserta RRI.

Kesaksian para peserta yang mengikuti pelatihan ini : 1. Materi yang didapatkan menjadi bekal untuk para peserta siap menjadi relawan tanpa memilih-milih dalam pelayanan kemasyarakatan untuk membantu dan menolong sesama manusia.

2. Semakin terjalinnya koordinasi terbentuknya relawan TAGANA Rajawali dengan Dinas Sosial Propinsi, siap dan tanggap dalam kegiatan kemanusiaan.3. Dengan pembekalan yang mereka dapatkan selama pelatihan, maka para peserta berada di dalam One Corp, One Command and One Rule.

Komentar para pelatih : Semangat dan respon para peserta sangat antusias dan para peserta berharap dapat lulus dari Pelatihan Dasar TAGANA Unsur Rajawali Angkatan ke 48.

Pelatihan Dasar TAGANA Unsur Rajawali Angkatan Ke 48 dapat berjalan dan terlaksana dengan baik. Terimakasih kami ucapkan kepada semua pihak yang membantu dan mendukung kegiatan ini dapat berjalan.[Pelmas BPH GBI/Lasma].