Berita Bethel
Penulis: Pram (28/08/2019)

Memaksimalkan Keluarga Dalam Penuaian Jiwa

Berkaitan dengan tema Sinode GBI XVI yakni The Great Harvest, Pdt. Dr.dr. Dwido Saputro menyampaikan materi yang berkaitan dengan keluarga. Ia bicara pada sesi Plenari I di SICC, Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa-Barat [Rabu, 28/8].



"Dapatkah kita melakukan penuaian besar [pemuridan] tanpa bersama keluarga?", ujarnya mengawali pemaparannya. Ia kemudian mengutip nats Kejadian 1:28. Berbuah menurutnya adalah bertambah banyak dan apakah pelayanan seseorang sudah menghasilkan orang-orang yang dewasa rohani di dalam Yesus Kristus ?.



Untuk menghasilkan buah, tambahnya [tanaman] harus dipelihara, dipupuk, diperhatikan sehingga tanaman berbuah dan menjadi matang. Artinya buah itu berdampak intensive dan masif. Aplikasinya menurut Pdt. Dr.dr. Dwidjo Saputro bumi penuh dengan manusia yang memiliki gambar dan rupa Allah.



Pejabat BPH GBI ini mengutip nats-nats Yosua 24:15, Hakim-Hakim 2:6-15. Lebih lanjut, ia prihatin dengan kondisi anak-anak muda yang nota bene 50% tidak tahu apa itu Amanat Agung, berdasarkan survei Barna, USA.



"Amanat Agung tidak pernah berubah, walau zaman berubah," tegasnya. Pdt. Dwidjo Saputro mengutip sebuah buku karya David Sawler yang berjudul Goodbye Generation : We have not just lost one generation, we are losing general. Ia mengingatkan bahwa program [gereja] tidak menghasilkan manusia dewasa rohani.



Sampai abad ke-18, orang-tua masih melaksanakan tanggung-jawab bagi perkembangan rohani dan memuridkan anak-anak.Abad ke-20, pola asuh mengalami perubahan yaitu parenting menjadi sekuler dan menerapkan sistem pendelegasian [out sourcing].



Nara sumber kemudian mengutip data dari barna.org, berdasarkan biblical world view bahwa pada usia 18-23 tahun terdapat presentase sebesar 0,5% generasi muda tidak memiliki cara hidup sesuai Alkitab.



"Orang-tua dan gereja bekerja-sama untuk menghasilkan generasi baru pengikut Yesus Kristus yang bergairah, bukan sekedar membuat program," katanya. Ia kembali menegaskan jika keluarga merupakan tempat utama untuk menanamkan kasih Allah dalam hati anak, sesuai nats Ulangan 6:4-7. Pembicara dari COG USA masing-masing Ps. Mike Biker dan Ps. David Blair melajutkan sesi Plenary I.