Berita Bethel
Penulis: Pram (16/10/2019)

BPD Jambi & Bengkulu : Mensos Mengunjungi Lokasi Pelayanan Suku Anak Dalam

Menteri Sosial didampingi Gubernur Jambi dan Bupati Sarolangun mengunjungi lokasi pelayanan suku anak dalam GBI Pematang Kulim Gurun Tuo Sarolangun pada hari Senin, 14 Oktober 2019.

Lokasi pelayanan ini ditetapkan oleh Kementerian Sosial RI menjadi Lokasi Etalase/Percontohan Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil dengan penanda-tanganan prasasti.

Pelayanan suku Anak Dalam yang digembalakan Pdm.Togap Hutabarat telah dirintis sejak 7 tahun yang lalu.  Pelayanan ini menghadapi cukup banyak tantangan secara khusus mengubah budaya nomaden,  minimnya pendidikan dan kesehatan. Puji Tuhan dengan kuasa doa dan dukungan BPD GBI Jambi Bengkulu akhirnya membuahkan hasil,  kata Pdm.Togap Hutabarat.

Dengan kerjasama gereja dan Pemda Sarolangun serta Kementerian Sosial RI, pelayanan ini mendapat bantuan rumah untuk 34 kepala keluarga suku anak dalam jemaat GBI Pematang Kulim. Pihak Swasta Petrochina juga memberikan bantuan sarana air bersih dan pemberdayaan ekonomi dengan membangun sarana pelatihan peternakan kambing, ayam dan ikan lele.

"Pemberdayaan warga Komunitas Adat Terpencil melalui pemberian keterampilan,pengetahuan,dan penguatan kapasitas,tetap penting.  Namun penguatan kearifan lokal juga tetap harus dijaga, " kata Mensos. Dalam kesempatan ini sekaligus dilakukan serah terima sarana dan prasarana dari Program CSR Petrochina International Jabung Ltd di bawah koordinasi SKK Migas. Nilai bantuan total sebesar nominal tertentu.

Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar, M.Hum berharap agar sinergi pemberdayaan berkelanjutan yang dilakukan oleh pemerintah dan swasta bagi Suku Anak Dalam (SAD) bisa benar-benar meningkatkan penghidupan SAD.

Kedepan,  sinergi gereja dengan pihak pemerintah dan swasta akan lebih dimaksimalkan agar pelayanan holistik untuk SAD  lebih maksimal. [Penulis : Pdt.Andi M Sibarani,Sekretaris BPD GBI Jambi Bengkulu].