Berita Bethel
Penulis: Pram (11/11/2019)

Generasi Muda Diperlengkapi untuk Melaksanakan Amanat Agung

Melanjutkan presentasinya, Dr. Bambang Budijanto [General Secretary Asia Evangelical Alliance, foto paling kanan] selaku nara sumber pada sesi The Stage of Generational Disciple Making di even Sidang Raya Pertemuan Gereja-gereja dan Lembaga Injili Sedunia [GA WEA] di SICC Sentul, Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa-Barat [Sabtu, 9/11] mengatakan berdasarkan data BRC, materi-materi kotbah tentang pelaksanaan Amanat Agung yang dikotbahkan di gereja paling akhir menurut Pendeta : 1. 57,9% [bulan lalu]. 2. 29,1% [2-4 bulan lalu]. 3. 3,2% [7-12 bulan lalu]. 4. 3,2% [lebih dari 12 bulan lalu]. 4. 6% [tidak tahu].

Pemahaman soal pelaksanaan Amanat Agung menurut data Barna, USA : 1. Gen Y [10%]. 2. Gen X [17%]. 3. Boomers [26%]. 4. Elders [29%]. Hal yang sama menurut versi BRC Indonesia : 1.12-24 tahun [21,7%]. 2. 25-39 [47,2%]. 3. Diatas 59 tahun [40,7%].

Pada bagian akhir presentasinya, nara sumber memberikan kesimpulan bahwa perjalanan spiritual anak remaja akan memberi dampak pada saat ia dewasa. Generasi muda setidaknya diperlengkapi dan ikut serta untuk melaksanakan Amanat Agung.

Terdapat jurang pemisah antara Pendeta dengan anak-anak muda [remaja] untuk identifikasi isu-isu terkini. Dorong mereka untuk memuridkan orang lain. Kita tumbuh dengan cara membantu orang lain bertumbuh.Sesi dilanjutkan dengan talk show