Berita Bethel
Penulis: Pram (12/11/2019)

Anak Muda Sebagai Jembatan Generasi Abraham - Generasi Jakub

Intergenerational Leadership : Reinforcements Not Replacements merupakan tema pemaparan Ps. Tan Seow How [Ps. How], pimpinan Gereja Heart of God Church, Singapura pada sesi General Assembly World Evangelical Alliance [GA WEA] 2019 di SICC Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa-Barat [Selasa, 12/11, 19.30-21.00 WIB]. Your Kingdom Come merupakan tema utama persidangan ini dan PGLII bertindak selaku tuan rumah.

Sebelum Ps. How berbicara, Ketua Umum PGLII [Pdt. Dr. Ronny Mandang, foto kanan atas] menyampaikan secara ringkas perjalanan PGLII yang berdiri pada tahun 1971. Mulai tahun 1971 - 2011 dikenal dengan istilah generasi pertama dengan isu umum [common issue] dan 2011 - sesudahnya dikenal dengan generasi kedua dan terdapat isu kontemporer [contemporary issues].

Menurut pandangannya, di Indonesia terdapat enam agama dan aliran kepercayaan karena Pancasila. Gereja bisa bersifat oikumene karena disatukan oleh Pancasila. Gereja-gereja  itu diantaranya adalah Katolik, Oikumene,Evangelival, Pentacostal.Pada konferensi pekabaran Injil 2018 [29 - 31 Mei] di Berastagi, Sumatera Utara, tersaji data bahwa pada setiap pulau ada missionaris.

Berikutnya, Ps. How yang mempunyai jemaat 4.000 anak muda mengatakan Tuhan bisa mengubahkan para anak muda.Ia menyampaikan bagaimana mewujudkan revival anak muda yaitu 1.Menjembatani generasi seperti Abraham.

2. Ishak adalah sosok yang sesuai untuk menjembatani dua generasi antara Abraham - Jakub. "Mengapa kita tidak menjadi seperti Ishak ?. Generasi muda adalah tulang punggung gereja. Berdayakan anak anak muda. Seorang ayah menghasilkan ayah. Seorang pemimpin akan menghasilkan pemimpin," ujarnya.

Ia kemudian mengutip nats Amsal 13:22 "Orang baik meninggalkan warisan bagi anak cucunya, tetapi kekayaan orang berdosa disimpan bagi orang benar".Dengan nada bertanya, ia berkata apakah yang anda pilih ?. Ketika anda belum pensiun gereja anda mencapai 10.000 gereja. Tetapi 10 tahun setelah anda pensiun, gereja anda menjadi 1.000 gereja.

Sebaliknya ia bertanya juga ketika anda pensiun, gereja mencapai 1.000 gereja tetapi 10 tahun setelah anda pensiun, gereja anda bertumbuh menjadi 10.000 gereja. Dengan nada mengingatkan bahwa pada usia 18-31 tahun dikenal dengan kondisi family church syndrom dan ada kesenjangan generasi.