Berita Bethel
Penulis: Pram (26/12/2019)

BPD NTT : Peran Paralegal Sebagai Garda Terdepan Penyelesaian Masalah di Luar Pengadilan.

Hadiri Kegiatan Paralegal Studies for Churches di Kupang, Kepala BPHN Kemenkumham Jelaskan Peran Paralegal Sebagai Garda Terdepan Penyelesaian Masalah di Luar Pengadilan.

Kupang - Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional, Benny Riyanto didampingi Sekretaris BPHN, Audy Murfi Mz dan Kabid Hukum Kanwil Kemenkumham NTT, Mustafa Beleng hadir sebagai Narasumber dalam Pelatihan Paralegal dengan tajuk "Paralegal Studies for Churches Angkatan XI BPD Gereja Bethel Indonesia (GBI) NTT" yang diselenggarakan oleh LBH Bethel Indonesia untuk gereja - gereja Protestan di Kota Kupang, Senin (16/12/2019).

Rombongan diterima secara adat oleh Ketua Badan Pengurus Daerah Gereja Bethel Indonesia NTT, Pendeta Kirenius Bole.Dalam sambutannya saat membuka acara, Kirenius mengucapkan terimakasih kepada Kepala BPHN yang berkenan hadir memenuhi undangan sebagai narasumber.

Kirenius berharap melalui pelatihan ini, para peserta dapat lebih memahami tentang paralegal sehingga dapat lebih sadar dan taat hukum sehingga dapat memberikan pemahaman hukum kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BPHN Benny Riyanto menjelaskan tentang reposisi peran dan kualitas paralegal dalam akses terhadap keadilan serta fokus kepada peningkatan standar minimal paralegal dalam memberi bantuan hukum.

Menurut Benny, ParalegaI adalah seseorang yang secara khusus membantu masyarakat (kaum miskin) dan marjinal yang karena keterampilan khusus dan memiliki pengetahuan hukum (dasar) serta mampu memberikan pelayanan, pendidikan hukum dan bimbingan kepada masyarakat.

Keberadaan paralegal dinilai sangat penting sebagai rujukan pertama masyarakat saat berhadapan dengan hukum dan menjadi sumber informadi hukum khususnya di daerah yang sulit dijangkau oleh Organisasi Bantuan Hukum atau Advokat.

"Paralegal khususnya yang berada di Desa atau komunitas tertentu merupakan garda terdepan dalam penyelesaian masalah di luar pengadilan. Dalam konteks ini paralegal diharapkan dapat menjadi jembatan penghubung antara advokat dan komunitas masyarakat miskin di wilayah yang sulit dijangkau oleh OBH maupun advokat," kata Benny.

Oleh karena itu menurutnya, keberadaan paralegal dalam memberikan bantuan hukum pada dasarnya sangat dimungkinkan untuk terus didorong mengingat kualifikasi menjadi paralegal tidak terlalu berat.Sumber : https://ntt.kemenkumham.go.id/berita-kanwil/berita-utama/4716-hadiri-kegiatan-paralegal-studies-for-churches-di-kupang-kepala-bphn-kemenkumham-jelaskan-peran-paralegal-sebagai-garda-terdepan-penyelesaian-masalah-di-luar-pengadilan