Berita Bethel
Penulis: Pram (04/04/2020)

Surat Terbuka BPD Jabar Soal Pemberitaan Pandemi Covid-19

Badan Pekerja Daerah Jawa-Barat Gereja Bethel Indonesia. Badan  Hukum Gereja:   SK Dirjen Simas  (Kristen)  Protestan  Departemen  Agama RI No.  41   Tahun 1972  dibarui dengan SK Dirjen Simas  (Kristen) Protestan  Departemen    Agarna Rl No.  211    Tahun 1989  Tgl. 25 Nopember 1989. Alamat Kantor:  JI. Raya Pajajaran 23. Gedung Setyajaya Lt. 4 Ruang 111-11 - Bogor 16143.Telp./Fax.: (0251)  8345717. SMS Center:  08111124777. Website: www.bpdgbi-jabar.org  Email: bpdjabargbi@gmail.com

SURAT  TERBUKA. Nomor:   005/S-XVI/SE/BPD002/LV      /20.

Shalom,salam   sejahtera    bagi   kita semua.Berkenaan dengan pemberitaan pandemi Covid-19 di  Jawa Barat,   khususnya tentang kegiatan GBI Sukawarna di  Bandung, maka   dengan ini kami  bermaksud rnemberikan penjelasan agar kita  dapat memahaminya  dengan lebih tepat.

1.Pertemuan Pastors  Meeting  tanggal 3-5  Maret  2020 adalah program internal GBI  Sukawarna yang sudah   dijadwalkan. Pihak GBI Sukawarna  telah mengkonfirmasikan bahwa  yang mengikuti acara  ini  sebanyak 170  peserta,  yaitu  mereka yang  mengikuti acara  dengan penuh  adalah 150 orang dan sekitar 20 orang lainnya  bolak-balik  ke kota  Bandung   dikarenakan  pekerjaan.

2.Acara  ini  dilaksanakan sebelum  adanya   himbauan    Social  Distancing,   karena    baru   tanggal  2  Maret 2020. Presiden   RI  mengumumkan  adanya 2  orang yang  terinfeksi  Covid-19  di Depok  (1 hari sebelum  pelaksanaan acara di  Lembang).

3.Tidak terpikirkan adanya resiko paparan virus tersebut berkenaan dengan pertemuan yang melibatkan orang   banyak.

4. Sekitar  tanggal 5  Maret 2020 baru  diumumkan agar  melakukan Social  Distancing.

5. Disusul dengan : Himbauan Presiden pada hari Minggu siang,tanggal 15  Maret  2020, untuk  bekerja dari rumah,    belajar di rumah dan  ibadah di rumah.

Himbauan BPH  GBI  pada hari Rabu, tanggal 18 Maret 2020, kepada seluruh gembala/gereja lokal  untuk  mentaati    himbauan Pemerintah dan mengalihkan ibadah di rumah/keluarga. Kesepakatan Bersama  Gereja-gereja di Bandung  pada tanggal 19 Maret 2020 untuk   beribadah di  rumah mulai tanggal 21/22 Maret  2020.Maklumat Kapolri tanggal 19 Maret 2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan Pemerintah dalam penanganan virus Corona (Covid-19).

6.Dalam pemantauan kami,sampai tanggal 15 Maret 2020,GBI dan seluruh umat beragama lainnya masih melaksanakan ibadah sebagaimana biasanya.

7. Kami  pastikan   tidak ada  maksud  GBI membangkang    seruan   Pemerintah,terbukti    sejak    tanggal    22 Maret  2020   sampai   saat  ini  seluruh    ibadah    Minggu dilaksanakan di   rumah, demikian juga   halnya dengan    kegiatan    pertemuan    lainnya    untuk    sementara    dilakukan      secara  online/daring.  Dan hal ini bukan hanya dilakukan di kota Bandung dan  Jawa  Barat saja namun di   seluruh Indonesia bahkan GBI yang berada di luar   negeri.

8.Kami  memandang  bahwa  semua ini  adalah    wabah   yang   tidak   terduga  dan   dapat  menimpa siapa pun tanpa  mernandang dari   suku, agama, kelompok/golongan   mana     pun;  bahkan   WHO sudah menyatakan     wabah   ini   sebagai    pandemi    global    yang   menjangkiti   sekitar 200 negara.

9.BPH GBI melalui BPD  Jabar GBI, melalui surat  resmi  dan  berbagai  media  sudah memberikan arahan  agar  setiap    gembala, pejabat dan    pengerja, khususnya peserta Pastors  Meeting  di Lembang dan peserta  kebaktian yang   diadakan di GBI  Aruna,   GBI  Baranangsiang dan seluruh cabangnya,  untuk  bekerja sama  dengan Pemerintah Daerah, dalam hal ini Dinas Kesehatan setempat  dengan melaporkan/memeriksakan diri   bila mengalami gejala terinfeksi  Covid-19, dan melakukan isolasi mandiri  bagi yang tidak mendapati gejala   sekalipun.

Doa dan  harapan  kami:

1. Kita   dapat   memandang wabah ini sebagai pandemi yang  harus dihadapi dan diperangi oleh seluruh  rakyat  Indonesia bahkan seluruh  dunia. Sehingga  tidak  perlu adanya lagi sebutan terhadap kelompok tertentu agar kesatuan tetap terpelihara dan tidak   menimbulkan stigma yang tidak diinginkan.

2. GBI  baik  di tingkat  pusat, daerah maupun gereja lokal dapat bersehati bergandengan tangan menanggulangi wabah ini.

            

3.Dengan aktif memberikan arahan agar jemaat tetap  melakukan physical distancing agar tidak tertular virus Corona  maupun  menularkan (sebagai  carrier).

            

4.Mari  kita berdoa, kiranya Tuhan  memberikan penghiburan dan ketabahan bagi masyarakat yang anggota keluarganya menjadi korban pandemi Covid-19  ini.

            

5.Bijaksanalah dalam menerima dan mengelola berita.Jangan menyebarkan berita yang tidak membangun, terlebih yang   berpotensi menimbulkan polemik/perdebatan,kepanikan, bahkan bertentangan dengan hukum.

        

6. Mari kita  berdoa  bagi  para dokter, perawat,  karyawan   rumah sakit, dan  semua  orang  yang  sedang berjuang    membantu para  pasien Covid-19, kiranya Tuhan  senantiasa memberikan  kekuatan dan kesehatan  kepada  mereka.

7.Berdoalah bagi Presiden dan aparat  Pemerintah agar  diberikan   kesehatan, hikmat   dan kesehatian dalam menangani pandemi  di negeri ini.

Mari  Gereja  Tuhan,bersama-sama kita  menjadi terang sesuai dengan Yesaya 58.   Berperan aktif  dalam masyarakat  untuk bertolong-tolongan menanggung beban, maka Tuhan akan memulihkan Indonesia.

Kiranya   tulisan   ini dapat membuat   kita   semakin   memiliki     permahaman  yang    positif    dan dapat  semakin SEHATI. Tuhan Yesus  menyertai dan memberkati kita semua.

Bogor, 4 April 2020. Badan Pekerja Daerah Jawa Barat Gereja Bethel Indonesia, Pdt. Satrya [Ketua] dan Pdt. Boy Arifin Djambek [Sekretaris]

 

Tembusan Kepada  Yth.: I. Ketua Umum  BPH  GBI [Badan Pekerja Harian Gereja Bethel Indonesia],  Pdt. Dr. Rubin  Adi Abraham di Jakarta.2. MPL Jabar  GBI, Pdt. Sutadi Rusli di Bogor. 3. Arsip.