Berita Bethel
Penulis: Pram (22/04/2020)

BPD Kepri Bagikan Paket Sembako Buat Gembala dan Pos PI GBI

Tidak dapat dipungkiri, beralihnya pola ibadah di gedung gereja menjadi ibadah online [streaming] atau tidak berkumpul dalam gedung-gedung gereja sebagai respon himbauan Pemerintah dan Ketua Umum BPH GBI [Badan Pekerja Harian Gereja Bethel Indonesia] untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona [Covid-19] berdampak bagi kehidupan Gembala, khususnya bagi jemaat di daerah, pulau-pulau dengan kehidupan sosial ekonomi umat yang sederhana.


Sebab itu Badan Pekerja Daerah Kepulauan Riau Gereja Bethel Indonesia [BPD GBI Kepri], melanjutkan aksi tanggap Covid-19 dengan program pembagian sembako.

Dari kantor sekretariat BPD GBI Kepri yang berlokasi di Komplek Executive Center Sei Panas, Ketua BPD GBI Kepri, Pdt. Rinetje Adriaansz bersama Sekretaris Pdt. George Rudi Pasaribu, melepas tim aksi pembagian sembako ini yang dipimpin Pdt. Surya Wijaya sebagai Ketua Biro Pelayanan Masyarakat (Pelmas) BPD GBI Kepri.

Dalam sambutan singkatnya,  Pdt. Rinetje mengatakan “Aksi GBI Sehati Tanggap Covid-19, yang dilakukan oleh BPD GBI Kepri adalah tahap yang ketiga, dari dua tahap kegiatan sebelumnya, yaitu disinfektan menyeluruh gereja-gereja dan kedua pelatihan pembuatan disinfektan konvensional, dilanjutkan dengan pembagian sembako berupa 1 karung beras, indomie 1 kotak, gula, minyak goreng dan telur ayam 2 pak, kita berharap setidaknya hal kecil ini dapat membantu meringankan beban ekonomi para Gembala jemaat”.

Lebih lanjut, ia menambahkan “Saya menegaskan bahwa kita semua adalah keluarga besar di dalam GBI Kepulauan Riau ini. Kita harus turut merasakan, kita harus saling menguatkan dan menopang satu sama lainnya”, demikian ia menutup sambutannya.

Pada kesempatan yang sama Pdt. Rudi mengatakan penerima paket sembako ini adalah para Gembala Sidang/Jemaat GBI yang membutuhkan saja, untuk kota Batam sendiri berjumlah 80 orang lebih karena termasuk yang masih merintis, sementara di pulau luar Batam, seperti Bintan, Karimun, Natuna, Lingga dijumlah mencapai 15 orang,  ujarnya.

Pdt. Surya menambahkan, bahwa aksi ini bukan menggantikan program Pemerintah yang rencananya akan dilakukan dalam waktu dekat di Kota Batam, seperti pemberitaan media.

Namun kegiatan sosial BPD GBI Kepri ini dilakukan segera karena dampak dari Covid-19 ini sudah terasa langsung oleh Gembala jemaat, sejak anjuran ibadah secara online. Di satu sisi kami mendukung penuh program pemutusan mata-rantai covid-19, tetapi ada efek samping yang mempengaruhinya, sebab itu kami langsung turun, kata Surya yang juga berprofesi sebagai dokter, kepada awak media.

Sementara itu, Robby mengatakan bahwa yang terlibat dalam kegiatan ini tentunya tidak terlepas dari dukungan dari Sinode [BPH GBI] pusat, para pengurus dan para Pendeta lainnya yang lebih mampu sebagai donatur. Saat ini aksi ini dari dan untuk GBI, saya berharap bisa lebih luas lagi.

Di lokasi terpisah,  tim melaporkan semua Gembala bersama istri bahkan anak-anak mereka ketika menerima sembako yang diserahkan sangat bersyukur kepada Tuhan dan berterima kasih atas program ini.

Suka - cita tampak diraut wajah mereka ketika menerimanya, itu jugalah yang membuat kami merasakan, rasa lelah jadi tidak terasa ketika melihat rekan sejawat merasa bahagia.

BPD GBI Kepri berharap pada masa yang akan datang, BPD dapat melanjutkan kegiatan ini bukan hanya sebatas memberkati para Gembala jemaat lokal di Batam saja saja. Namun juga aksi sosial untuk para Gembala GBI di berbagai pulau di Kepulauan Riau, menjangkau para pejabat dan jemaat yang memang sangat membutuhkan bantuan di saat-saat seperti ini. [Pdt. George Rudi Pasaribu-Sekretaris BPD GBI Kepri].