Berita Bethel
Penulis: Pram (08/05/2020)

BPD Sum-Bar, BPD Barito dan Perwil Palangka Raya & Katingan Gelar Peduli Covid-19

Tiga BPD GBI [Badan Pekerja Daerah Gereja Bethel Indonesia] masing-masing Sumatera-Barat, Barito, Kalimantan -Tengah dan Perwil Palangka Raya & Katingan Gelar Peduli Covid-19.BPD GBI Sum-Bar membagikan paket sembako kepada jemaat / masyarakat yang membutuhkan akibat dampak pandemi Covid-19 di kota Padang. [Foto kiri]. 

 

Sementara itu, Perwil GBI Kota Palangka Raya dan Katingan yang melayani di wilayah  BPD GBI Kalimantan Tengah membagikan sembako kepada Gembala GBI di wilayah Palangka Raya dan Katingan [foto kanan atas].  Di wilayah Kalimantan, BPD Gereja Bethel Indonesia Barito, Kalimantan Tengah menyerahkan bantuan APD [Alat Pelindung Diri]  Hazmat Suit [5 set] kepada  RSUD Tamiang Layang seperti dirilis oleh borneonews.co.id.  

Badan Pengurus Daerah (BPD) Gereja Bethel Indonesia (GBI) menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri atau APD Hazmat Suit sebanyak 5 set kepada RSUD Tamiang Layang. Ketua BPD GBI Barito, Marthen Aru, menjelaskan penyerahan APD ini merupakan instruksi dari Badan Pekerja Harian GBI di Jakarta. [Foto kanan bawah].

"Kami hari menyerahkan APD yang diterima langsung Direktur RSUD Tamiang Layang," ujar Marthen  Aru di RSUD Tamiang Layang, Selasa 21 April 2020.  Dia menjelaskan pemberian bantuan ini merupakan bentuk dukungan GBI kepada pemerintah dalam upaya mengatasi wabah virus corona atau Covid-19. 

"BPD GBI Barito membawahi 4 perwil yakni Perwil Barito Timur, Barito Selatan, Barito Utara, dan Murung Raya. Seperti di Barito Timur, pada 3 Perwil lainnya juga kami melakukan hal yang sama yakni menyerahkan bantuan APD kepada RSUD setempat," imbuhnya. 

Selain penyerahan bantuan APD kepada RSUD Tamiang Layang, pihaknya juga melakukan pembagian masker gratis dan bantuan sosial lainnya kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Sementara itu, Direktur RSUD Tamiang Layang, Jimmi WS Hutagalung menyampaikan terima kasih atas bantuan APD yang diberikan. Apalagi, perlengkapan ini merupakan kebutuhan vital bagi tenaga medis dalam penanganan pasien Covid-19."Kita tahu bahwa APD ini paling sulit didapatkan. Dan kami bersyukur sudah banyak yang membantu menyumbang APD," kata Jimmi.