Berita Bethel
Penulis: Pram (08/07/2020)

Dewasa dan Berbuah

Injil Yohanes 15:1-2 menyebutkan bahwa “Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting padaKu yang tidak berbuah dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah dibersihkan-Nya ia lebih banyak berbuah.”

Ciri orang Kristen yang dewasa ialah berbuah. Dewasa menunjukkan atau menggambarkan seseorang anak Tuhan telah melalui tahapan-tahapan yang dasar dalam pengiringan iman kepada Tuhan dan bertumbuh ke arah kematangan iman. Itulah sebabnya dewasa ditandai dengan berbuah, dan berbuah adalah indikator dari kedewasaan.

Alkitab yang menegaskan bahwa kita harus berbuah seperti pokok anggur. Kekristenan kita pasti dapat berbuah jika memiliki lima unsur yang terjadi yakni : Pertama,  Yesus  Kristus  jadi pengusahanya (Yoh. 15:1), hal ini memberikan  gambaran bahwa jika Kristus yang mengusahakan segala sesuatu dalam diri kia, maka niscaya akan menghasilkan buah.

Kedua, ranting yang melekat pada Kristus harus dibersihkan  (Yoh. 15:2), harus ada pembersihan dan pemberesan  barulah pokok anggur itu akan berbuah.

Ketiga, tinggal di dalam Kristus menggambarkan  keintiman dan kedekatan ser ta persekutuan  kita dengan Dia. Hanya orang-orang  yang tinggal dalam Kristuslah yang akan berbuah lebat, sama  seperti  ranting tidak dapat berbuah jika tidak melekat  dengan pohon.

Keempat, Firman Tuhan tinggal di dalam kita (Yoh. 15:7). Hanya Firman Tuhan yang dapat menumbuhkan kerohanian kita dan Firman-Nya  itulah yang bekerja membersihkan kita sehingga memungkinkan menghasilkan buah.

Kelima, Kristus menetapkan kita untuk berbuah. Ada otorisasi dari Kristus dalam hidup ini  sehingga kita dapat berbuah. Pada prinsipnya tidak ada buah yang terjadi dalam diri orang-orang  percaya jikalau Kristus tidak menetapkannya.

Proses menuju kerohanian yang berbuah pada umumnya ditempuh dengan tahapan berakar dalam Kristus, bertumbuh dalam Kristus dan berbuah. Untuk berakar dalam Kristus, maka perlu kita membuka hati dan pikiran menerima Firman Tuhan (Kol. 2:6-7) sehingga kita dibangun dalam Dia dan bertambah teguh dalam Kristus.

Pribadi yang berakar dalam Tuhan, memiliki kerohanian yang tersirami dengan Firman Tuhan  dan hidup dalam iman yang benar. Tahapan bertumbuh memberikan gambaran kerohanian yang terus menerus mengalami perkembangan, pengenalan akan Tuhan dan per tumbuhan karunia-karunia pelayanan. Sedangkan tahap berbuah adalah waktu mengeluarkan hasil yang ditemukan dari kehidupan orang-orang percaya.

Dewasa dan berbuah adalah sasaran dari kehidupan iman anak-anak Tuhan. Tuhan akan menjadi senang mana kala buah ditemukan dari kehidupan kita, lebih lanjut buah itu akan menjadi sarana mempermuliakan nama Tuhan (Yoh. 15:8).

Kekristenan kita didesain untuk menghasilkan buah, sebab itu setiap kehidupan kita harus menghasilkan buah. Buah yang lebat dan tetap, ditemukan oleh Kristus dalam hidup ini. Dengan demikian maka kehidupan  kita menyenangkan dan membesarkan nama Tuhan.

Dewasa  dan berbuah adalah menunjukkan kekristenan yang berkenan dihati Tuhan. [Sumber : R.A.B - Pdt. Dr. Purim Marbun, M.Th/Foto : Ilustrasi].