Berita Bethel
Penulis: Pram (14/08/2020)

Kesusahan Sehari Cukuplah Sehari !

“Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari” (Matius 6:34).

Keadaan yang tidak menentu terkadang membuat kita mudah sekali untuk terjatuh dalam dosa,  apalagi jika si iblis turut bermain di dalamnya tanpa kita sadari. Hal ini cukup berbahaya bagi kehidupan anak-anak Tuhan di akhir zaman ini.

Saudara harus meyadari bahwa iblis pun terkadang tidak kurang canggih dalam menjebak kehidupan anak-anak Tuhan. Iblis mampu mengemas jebakan demi jebakan sehingga terkadang apa yang iblis lakukan sepertinya logis atau  benar  padahal sesungguhnya  tidak, dan  saat  kita terlambat untuk menyadarinya akhirnya kita pun terjatuh.

Sama halnya dalam menghadapi kesusahan hidup yang Tuhan izinkan terjadi dalam hidup kita, berapa banyak hari ini anak-anak Tuhan yang mulai give-up atau menyerah dan putus asa  menghadapi kenyataan hidup yang mungkin menyedihkan bahkan menyakitnya.

Hal yang miris lagi, saat iblis ambil bagian tanpa disadari banyak orang akhirnya terjebak dengan permainan iblis, mereka tidak lagi menggunakan hikmat Tuhan namun bermain dengan logika yang sebetulnya cenderung keliru dalam banyak hal.

Terkadang  manusia cenderung mulai takut atau kuatir akan sesuatu yang sebetulnya belum tentu terjadi, mereka kuatir di luar kesadaran mereka sehingga mereka lupa bahwa masih ada Tuhan yang mampu menopang dan menolong hidupnya.

Firman  Tuhan  mengingatkan kita untuk tidak kuatir akan hari esok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa sebaiknya tiap orang mulai menyadari bahwa sesungguhnya berjalan bersama Tuhan adalah perjalanan yang menyenangkan sekalipun ada banyak kesusahan yang harus dilewati. Karena itu tiap orang sebaiknya:

1. Memulai hari dengan meminta anugerah perlindungan dan penyertaan dari Tuhan. Mintalah hikmat dan penger tian yang lebih dalam saat kita melangkah masuk dalam musim baru dalam hidup kita. Memulai hari dengan doa ucapan syukur menunjukkan bahwa kita percaya akan anugerah dan perlindungan Tuhan.

2. Mulailah setiap hari dengan sebuah kesadaran penuh bahwa Tuhan menyertai hidup kita. Mari memulai hari kita dengan penuh ucapan syukur. Jangan memulai hari dengan bersungut-sungut dan berkeluh kesah. Pikirkan dan renungkan dahulu janji Tuhan saat kita memulai hari kita. jika kita memulainya  dengan memikirkan masalah, maka kita akan menjalani hari dengan rasa yang berat dan sulit. Janji Tuhan memberikan pengharapan dan pengharapan tidak akan mengecewakan.

Jangan takut pada sesuatu yang belum kita ketahui secara pasti, sebab di dunia ini begitu banyak hal yang buram dan sulit dipahami. Bangun iman kita untu percaya bahwa setiap hari rahmat Tuhan selalu baru hingga selangkah demi selangkah kita dimampukan untuk masuk dalam rancangan-Nya. Ingatlah selalu bahwa pada Tuhan ada masa depan, dan masa depan kita ada ditangan Tuhan.

Sambut dan tataplah hari esok dengan penuh kesadaran bahwa Tuhan baik dan selalu menyertai kehidupan kita.[Sumber : RAB - Pdm. Selnop Padang/Foto : Istimewa].