Berita Bethel
Penulis: Pram (26/08/2020)

Yesus Kepuasanku

“Tuhan akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu ditanah yang kering, dan anak membaharui kekuatanmu;engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan” (Yesaya 58:11).

Saya menemani teman sepulang kerja. Di tengah perjalanan itu, dia curhat tentang kegelisahan hatinya tentang beberapa hal yang cukup menggangu, intinya ada hal-hal di depan matanya yang cukup menggiurkan, sedangkan apa yang dia miliki saat ini belumlah seperti gangguan-gangguan yang menggiurkan itu.

Dia mulai membandingkan dirinya dengan apa yang dia punya dengan hal yang menggiurkan  itu, lalu dia minta saya mendoakannya supaya dia tetap kuat [teguh] hati. Di tengah perjalanan itu, saya  menyampaikan sesuatu  yang membuatnya merasa terkejut, saya katakan bahwa : “seseorang yang merasa gak puas dengan apa yang dimilikinya  akan cenderung mencari sesuatu  yang bisa  membuatnya merasa puas”, entah karena dia kurang bersyukur dengan apa yang ada, entah karena dia masih merasa kurang, dan lain-lain.

Saudaraku, apakah ada hal-hal dalam hidup kita yang memuat kita merasa tidak atau belum puas ?. Saya nggak tahu, jawabannya kembali kepada diri kita masing-masing, hanya Tuhan  dan kita sendiri yang paling tahu semuanya. Sebenarnya menurut saya hal seperti  ini  masih manusiawi, karena  kecenderungan manusia  pada  dasarnya  selalu  mau  mencari kesenangan yang lebih dan lebih lagi untuk dirinya, tapi yang Firman Tuhan katakan untuk kita hari ini sangat bagus (Yes. 58:11).

Bahkan Firman-Nya dalam kitab Mazmur juga menyatakan hal yang sama, bahwa Dia yang memuaskan hasrat kita dengan kebaikan, sehingga masa muda kita menjadi baru seperti rajawali (Mzr. 103:5).  Wow… luar biasa ya ayat ini… kalo Tuhan yang memuaskan hasrat kita dengan kebaikan-Nya,  maka kepuasannya adalah kepuasan yang tiada bandingnya.

Saudaraku, apa atau siapa yang menjadi fokus kepuasanmu saat ini ?. Apakah itu materi, studi, karir, keluarga, pasangan, dan lain-lain ?. Kalau Yesus yang menjadi kepuasan hidup kita, maka apapun itu tidak akan lebih penting dibandingkan dengan apapun yang telah Yesus sediakan untuk kita. jika Yesus kepuasan kita, berarti tidak ada hal lain yang lebih berharga daripada pribadi Yesus  itu sendiri. 

Kita tidak perlu buang-buang waktu membandingkan diri dengan orang lain atau memikirkan tentang apa yang merasa belum kita punya, karena hanya Yesus yang mampu memuaskan hasrat kita dengan segala kebaikan, ingatlah selalu akan hal itu.

Saudaraku, saya cuma mau katakan satu hal; mari jadikan Yesus sebagai kepuasan yang terutama dalam hidup kita. Hanya di dalam Yesus tersedia segala yang baik untuk kita, kita tidak butuh apapun di luar Dia, karena diluar Yesus semuanya sia-sia.

Sebaliknya, apapun yang kita lakukan bersama Yesus, hasilnya pasti amat sangat memuaskan, karena kuncinya adalah Yesus. So mari katakan: Yesus, Kaulah kepuasan hasratku, Kaulah yang ku perlu melampaui semua yang tidak pernah bisa ku upayakan sendiri. Yesus Kaulah segalanya. AminPercayalah kepada pemeliharaan dan pertolongan Tuhan, itulah sikap seseorang yang dimilik Tuhan. [Sumber : R.A.B - Dr. Selviana, M.Si].