Berita Bethel
Penulis: Pram (10/10/2020)

5G Conference : Menangkan & Muridkan Anak-Anak Rohani

Konsen buat anak-anak rohani merupakan pemikiran Pdt. Hengky So [Gembala GBI Ecclesia Jakarta, Ka Dep.Teologia BPH GBI, Ketua Bapa Sepanjang Kehidupan BPH GBI]. Ia tampil via online pada sesi keempat 5G Conference [Senen, 05/10] bersama salah satu puteranya, Yehuda Stephanus So.

BPH GBI menggelar acara ini yakni 5G [GRACE. GO. GIVE. GROW. GENERATION] Conference, sebuah konferensi yang dilakukan secara online untuk setiap Gembala, Pemimpin di Gereja, Generasi Muda untuk menjawab tantangan bagaimana gereja bisa bertumbuh di tengah krisis, serta membangun komunitas lintas generasi. Para peserta konferensi berdomisili di Indonesia dan luar negeri.

Conference ini terdiri dari talk show para hamba Tuhan serta workshop yang aplikatif yang membahas tentang Digital Church, Social Media Gereja, keuangan Gereja di tengah krisis, membangun komunitas yang berdampak, penanaman Gereja serta memperlengkapi kita sebagai pelayan Tuhan untuk public speaking.

"Dibutuhkan bapa-bapa rohani buat anak-anak rohani, setelah [gereja] memuridkan dan memenangkan jiwa-jiwa anak-anak rohani," ujar Pdt. Hengky So, MTh. Ia berpendapat bahwa Gereja perlu memberikan kesempatan untuk melayani karena anak-anak rohani ini akan menjadi penenerus [pelayanan].

Pdt. Hengky So mengisahkan secara ringkas ketika Pdt. Mesach dan Pdt. David menjadi bapa rohani buat dirinya. "Mereka memberikan kesempatan buat anak-anak rohaninya, tanpa ada rasa terancam. Sebaliknya, mereka merasa aman dengan para anak rohaninya. Saya bangga menjadi anak rohani dari beliau-beliau itu," ujarnya.

Dengan nada berpesan, Gembala GBI Ecclesia ini mengatakan para bapa-bapa rohani perlu membina hubungan yang baik dengan para anak-anak rohani. Bahkan, bila suatu saat ada konflik hubungan ini bisa dipulihkan melalui sarana mentoring.

Salah satu cara melatih anak-anak rohani ini, menurut Pdt. Hengky So, MTh dengan cara Gereja memberikan kesempatan buat mereka untuk menyampaikan Firman Tuhan [kotbah-kotbah]. Selain itu, para bapa rohani bisa menjadi motivator, konselor bila anak-anak rohani mereka mengalami patah semangat, ada masalah, menjad role model juga.

Menutup talk show,Yehuda Stephanus So mengutip nats I Yohanes 2:14  Aku menulis kepada kamu, hai anak-anak, karena kamu mengenal Bapa. Aku menulis kepada kamu, hai bapa-bapa, karena kamu mengenal Dia, yang ada dari mulanya. Aku menulis kepada kamu, hai orang-orang muda, karena kamu kuat dan firman Allah diam di dalam kamu dan kamu telah mengalahkan yang jahat. Lebih lanjut, ia membacakan nats Matius 17:5 Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia."

"Anak muda perlu dilatih, diberikan contoh, dan diberikan kesempatan [melayani]," tutupnya. Sesi kelima adalah talkshow dengan nara sumber Pdt. Dr. Ir. Yonathan Wiryohadi, MTh [BPH GBI dan Gembala GBI WTC Serpong, Tangerang, Propinsi Banten] dan penulis buku Kingdom Driven Church].