Berita Bethel
Penulis: Pram (14/12/2020)

Ketum BPH Resmikan Renovasi Gedung Seminari Bethel Jakarta

Tepat jam 10:40 WIB, Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham, MTh [Ketua Umum BPH GBI] memotong pita di depan pintu masuk gedung kampus Seminari Bethel Jakarta [Sekolah Tinggi Teologia Bethel Indonesia Jakarta]. Beliau didampingi oleh Ketua Yayasan Bethel Indonesia [Pdt.Dr. Yonathan Wiryohadi].Turut serta menyaksikan even penting ini antara lain Ketua STTBI Jakarta, Dr. Frans Pantan, beberapa dosen, staf dan karyawan.  

Acara ini bertajuk "Ibadah Syukur Peresmian Renovasi Gedung Seminari Bethel Jakarta", bertempat di kampus Seminari Bethel, Jl. Petamburan, Jakarta-Pusat [Senen, 14/12]. Pelaksanaan acara dengan melakukan protokol kesehatan dan jumlah hadirin yang terbatas.Selain offline, acara juga disiarkan secara online

Ketua Umum BPH GBI menyampaikan kotbahnya dari nats Nehemia 2:17 Berkatalah aku kepada mereka: "Kamu lihat kemalangan yang kita alami, yakni Yerusalem telah menjadi reruntuhan dan pintu-pintu gerbangnya telah terbakar. Mari, kita bangun kembali tembok Yerusalem, supaya kita tidak lagi dicela."2:18 Ketika kuberitahukan kepada mereka, betapa murahnya tangan Allahku yang melindungi aku dan juga apa yang dikatakan raja kepadaku, berkatalah mereka: "Kami siap untuk membangun!" Dan dengan sekuat tenaga mereka mulai melakukan pekerjaan yang baik itu.

Pertolongan Tuhan buat Musa dan bangsa Israel ketika akan menyeberangi laut Teberau dengan cara mengangkat tongkat, kisah Daud menang melawan Goliath menjadi opening bagi kotbah beliau. 

"Nehemia melakukan pembangunan kembali tembok Yerusalem dan serahkan hidupnya buat Tuhan, sehingga ia dan bangsa Israel bisa membangun kembali tembok Yerusalem," ujarnya. Lebih lanjut Ketum BPH menekankan bahwa Tuhan memakai orang-orang yang sederhana dan baik. Baik mempunyai makna dalam hal karakter, moralitas, kualitas hidup yang unggul. 

Keberhasilan Nehemia membangun kembali tembok Yerusalem, menurut pandangan Ketum BPH karena beberapa hal : 1. Berbagi visi. 2. Bertekun. Meskipun ia menghadapi banyak tantangan sampai akhirnya pembangunan selesai. Kondisi ini tak beda jauh dengan GBI masa kini yang menghadapi kritik-kritik salah satunya soal bahasa roh. "Kami mengajarkan sesuai dengan dasar Firman Tuhan," tegasnya.

3. Bersehati. Berkaitan dengan perkembangan Seminari Bethel, Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham, MTh mengatakan kami siap membangun, menggalang dana, meningkatkan kualitas pendidikan dan kelulusan. Kami rindu revival, penuaian jiwa, untuk itu siapkan para penuainya. Acara ini juga disertai dengan Peresmian Bethel Pentacostal Researh Center dan Bethel Evangelical Education Center.

Bagi pembaca, jemaat dan hamba Tuhan bila memerlukan info-info soal Seminari Bethel Jakarta [STTBI Jakarta], silahkan kontak Humas, Pdp. David Gerungan via WA only  ke nomor : 08128330983.