Berita Bethel
Penulis: Pram (06/01/2021)

Setiap Orang Unik & Berharga

“Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya” [Mazmur 139:13-14].

Kita bukan kebetulan ada tetapi kita itu unik, tidak akan ada orang lain yang persis sama  dengan kita. Setiap orang pasti memiliki perbedaan dan karakteristik masing-masing. Karena Tuhan membentuk kita dalam rahim ibu dengan keunikan tersendiri.

Keberadaan kita adalah hasil dari banyak pengaruh: Warisan keturunan-genetika-orang tua, lingkungan, kebudayaan, pengalaman hidup, pendidikan dan keputusan yang kita ambil. Tidak mungkin ada seorang pun di antara miliaran insan di bumi ini yang sama persis.

Setiap kita dibentuk oleh Tuhan sedemikian  rupa. “Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku... kejadianku dahsyat dan ajaib;” artinya Tuhan terlibat secara aktif dan penuh dengan kreativitas. Bahkan Dia sendiri memperhatikan bayi sejak masih dalam kandungan ibunya: mulai dari janin itu berkembang sampai membuat rencana bagi hidupnya kelak.

Tuhan berkata, “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman  TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” [Yer.  29:11].

Tuhan  juga melengkapi kita dengan karunia-karunia  yang berbeda, “Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita:” [Rm. 12:6].  Setiap orang berbeda dan punya keunikan. Oleh karena itu kita tidak perlu membanding- bandingkan diri kita dengan orang lain atau berusaha menjadi sama seperti mereka.

Ada yang sampai stres, kecewa pada diri sendiri dan beranggapan bahwa Tuhan tidak adil kepadanya  ketika melihat orang lain tampak perfect (menurut penilaiannya), lalu berusaha sedemikian rupa ingin menjadi sama seperti orang itu.

Karena kita unik, kita sangat berharga, kehadiran kita bisa memberikan warna tersendiri bagi dunia ini, kita bisa memberikan sumbangan berharga bagi orang lain, kita bisa membuat teman sekerja, pembantu dan pegawai kita lebih betah dan bahagia melakukan tugas dan pekerjaannya, kita bisa membuat atasan senang kepada kita. Senyum kita membuat orang lain senang, kata-kata kita bisa membuat orang lain bersemangat kembali.

Janganlah membuang waktu menyesali kegagalan kita di masa  lalu, biarlah berlalu dan anggaplah sebagai pelajaran hidup berharga. Tiada guna merenung dan merasa rendah diri dengan apa yg tidak kita miliki, Kita memang tidak sempurna, tetapi kita ada, unik dan berharga.

Karena itu bagaimanapun  keberadaan kita, Terimalah diri kita apa adanya dengan senang hati, kita harus tetap merasa bangga menjadi diri sendiri dan tetaplah mengucap syukur kepada Tuhan.Benih Ilahi harus senantiasa  dijaga dan dipelihara agar bertumbuh dan berbuah dengan baik. [Sumber : R.A.B - Pdt. Ir. Suyapto Tandyawasesa, M.Th].