Berita Bethel
Penulis: Pram (31/05/2015)

Layanan BPH GBI ke NTT


Laporan perjalanan penyerahan tanah di wilayah Amunuban Timur - Oe ekam - Billa - TTS - Soe - NTT. Perjalanan dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta dimulai pada jam 02.30 WIB (Kamis, 21/5). Setelah menempuh perjalanan selama 150 menit, team tiba di bandara setempat dan disambut Pdt. Ellias Tari (Ketua Perwil TTS - Soe). Total team pelayanan ini mencapai 23 orang.Utusan BPH GBI terdiri dari Pdt. Didimus Fingkreuw, MTh, dan Pdt. Jemmy Suhadi. Selain itu, turut serta team PDGBI Departemen Pelmas BPH GBI masing-masing dr. Sumayadi Lim dan dr. Phlimon Cornelis, serta team GBI Ekklesia, Jakarta.



Selaras dengan visi dan misi BPH GBI, salah satunya ialah peningkatan pelayanan di kawasan NTT atau Indonesia Timur. Wujud nyata hal itu ialah bhakti sosial (pengobatan gratis). Kegiatan digelar di GMIT Pniel, Desa Oi Baki dengan pasien berjumlah 567 orang. Malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan KKR. Kegiatan ini mendapatkan sambutan antusias dari para tokoh adat setempat. Rute Soe menuju Oi Baki berjarak 2 km dengan melewati jalan berbatu dan berliku. Sementara itu, guna menunjang pelayanan di sana, team mendirikan Posko di Hotel Gajah Mada, Soe,TTS.



Pelayanan team selanjutnya mulai bergerak dari Soe menuju Desa Mauleum, suatu desa dengan populasi lintas agama dan ada gereja GMIT (Sabtu, 23/5). Durasi perjalanan selama 150 menit dengan kondisi jalan rusak dan berbatu.Pelayanan pengobatan gratis mencapai 265 orang serta kegiatan pembagian sembako berjalan dengan lancar.Pada hari yang sama, team melanjutkan pelayanan ke Desa Billa. Jumlah pasien mencapai 650 orang dan melakukan pembagian sembako, dengan durasi waktu layanan dari jam 14:00 sda 20:00 WITA. Kepala Desa dan tokoh-tokoh gereja menyambut baik kedatangan team. Di kawasan Amunuban Timur, NTT Kepala Suku (Keluarga Besar) setempat menyerahkan tanah adat kepada perwakilan BPH GBI. Selanjutnya, di lokasi tersebut akan dibangun sebuah PAUD.



Di sela-sela bhakti sosial, utusan BPH GBI mengadakan survei di lapangan terhadap pelayanan-pelayanan alumnus SMPD dan menghasilkan temuan yaitu 1. Terdapat kebutuhan mendesak PAUD Karya Kasih di Desa Oi Baki, TTS, Soe. 2. Pelayan Tuhan yang sudah menggembalakan, mereka juga membuka PAUD. 3. Mereka sedang membangun bangunan khusus untuk PAUD dan membutuhkan kursi, meja belajar, alat permainan, dan lain – lain. 4. Tenaga pengajar PAUD membutuhkan dana guna memberikan PK kepada para relawan pengajar. PAUD Karya Anugerah dikelola salah satu alumni SMPD atas nama Yuliana. Ia juga sedang membangun gedung gereja dan mencapai tahap penyelesaian 45 persen dari total bangunan.



Selain peninjauan ke lapangan, utusan BPH GBI melakukan kegiatan-kegiatan yaitu : 1. Pemberian proyek komunitas kepada STPB (Sekolah Theologia Praktika Bethel) So’e, NTT berupa sapi 2 ekor, diserahkan kepada Pdt. Jacob Ningeding selaku Direktur atau anggota MPL untuk dikembang-biakkan. 2. Pemberian proyek komunitas kepada PAUD Oe Ekam yang dikelola Sdri. Imelda Sara Tanone berupa kursi dan meja belajar sebanyak 20 set dan lemari untuk menyimpan penerimaan buku-buku, permainan dan prosotan, jungkat-jungkit, mangkok putar dan lain-lain.3. Penyerahan kursi dan meja belajar 20 set dan semen 3 zak untuk lantai PAUD Karya Anugerah oleh Pdp. Juliana alumni SMPD Kudus. [Dep. Pelmas BPH GBI/Editor : Prambudi].

Bila pembaca tergerak untuk memberkati PAUD di atas atau pelayanan-pelayanan lainnya di wilayah NTT, silahkan menghubungi Departemen Pelmas BPH GBI Jakarta (021.42803664).