Berita Bethel
Penulis: Pram (10/11/2021)

Tuhan Penolong Kita, Jangan Takut !

Yesaya 41:13 (TB)  Sebab Aku ini, TUHAN, Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: "Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau." Thema: " Jangan Menakuti Sesama Oleh Ketakutanmu ". Pengantar : Apakah yang sebenarnya pekerjaan besar kita saat-saat ini?.  Mengatasi ketakutan itulah pekerjaan yang terbesar di masa ini.

Kalau kita mau jujur, sebagian besar ketakutan yang pernah, sedang dan akan kita rasakan, sebenarnya hanya masih sekedar singgah pada perasaan, dan belum tentu hadir pada kenyataan. Akibatnya, terlalu banyak orang langsung menyerah pada intimidasi ketakutan dan terlalu sedikit yang berani belajar menghadapi dan mengendalikannya.Kalau kita masih bisa lewati hari ini dengan rileks tanpa panik, kita sedang menghargai dan hormati Tuhan Yesus, yang telah memberi jaminan kemenangan untuk melewatinya.

Isi / Konteks: Tidak ada situasi apa pun dimana Allah yang Maha Kuasa tidak dapat menolong kita. Dengan demikian kita tidak perlu takut kepada musuh yang menakuti, pada kelemahan diri yang menakuti kita sendiri, maupun keadaan yang begitu menyulitkan, karena ada Allah yang menyertai dan menuntun tangan kita. Jangan menakuti sesamamu oleh ketakutanmu. Tetapi, sebaiknya simpan ketakutanmu untuk menjadi modal takluk dan sujudmu dihadapan Tuhan Allah Elshaday, sang penakluk ketakutanmu.

Aplikasi / Penerapan :  Pertama :" Jangan takut melampaui batas ". Ayub 3:25  Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku. Setiap kuasa dan kekuatan apapun yang ada di alam semesta ini, Tuhan telah tetapkan batasannya, juga roh-roh yang menakutkan dimuka bumi hunian kita.Karenanya...Bangunlah dirimu secara berintegritas, sama nilai ucapan iman dengan tindakan keseharianmu dimanapun, kapanpun, bersama siapapun dalam kesungguhan. 

Integritas adalah pagar hidup kita, saat kita diperhadapkan sejumlah rasa yang menakutkan di tengah kehidupan ini. Jangan jalani hidup secara tertuduh, jalani saja semampumu sesuai anugerahNya..karena hidup ini adalah anugerahNya..bukti hidup berintegritas.Kedua: " Hadapi ketakutanmu dengan hikmat Tuhan " Yakobus 1:5 (TB)  Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit, maka hal itu akan diberikan kepadanya.

Kita harusnya percaya bahwa tokoh-tokoh besar di zamannya, adalah mereka yang dalam hidupnya bergaul dengan Firman Tuhan. Mereka diperkaya dengan hikmat Tuhan yang melampaui hikmat manusia pada setiap zamannya.Orang-orang yang bergaul karib dengan Tuhan akan diperkaya dengan hikmatNya. Jangan ingini jadi orang hebat, inginkanlah hikmat..orang hebat belum tentu berhikmat tetapi orang berhikmat adalah orang hebat.Hikmat artinya kemampuan rohani untuk melihat dan menilai kehidupan dan kelakuan dari sudut pandangan Allah (Ams 1:2). 

Hal ini meliputi  Pengadaan pilihan yang tepat, serta melakukan hal-hal yang benar menurut kehendak Allah yang dinyatakan dalam Firman-Nya dan pimpinan Roh (Rom 8:4-17). Kita dapat menerima hikmat ini dengan menghampiri Allah dan memohonnya dengan iman (ayat Yak 1:6-8; Ams 2:6; 1 Kor 1:30).Itu sebabnya sebagaimana mereka tokoh-tokoh besar yang dituturkan Alkitab bisa dipakai dengan hikmat yang luar biasa, kita juga punya kesempatan di zaman ini terlebih di masa" ini membawa dampak yang besar selama hidup kita. 

Dampaknya adalah " Kita tidak akan menularkan ketakutan, melainkan keberanian oleh roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. Yakinlah... Firman Tuhan adalah sumber hikmat yang paling dahsyat dalam meraih kekayaan hikmat Tuhan bagi kehidupan kita. Dengan merenungkan Firman Tuhan siang dan malam maka kita akan terus menerima hikmat serta tuntunan Tuhan dalam hidup kita. Dan kita akan tetap berdiri di tengah badai yang menakutkan. Hidup Dalam Firman Allah, Firman Allah Sumber Hikmat. [Pdt.  Yusuf Sumitro Pasaribu, MTh].