Berita Bethel
Penulis: Pram (12/12/2021)

Mendorong Masyarakat Cerdas Meminimalisir Bencana

Pendiri Tagana, Drs. AndiHanindito, MSi dan sebagai Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kemensos RI menjadi nara sumber kedua pada acara webinar dengan tema Manajemen Kebencanaan via daring [Sabtu, 11/12]. Ia menekankan perihal peran masyarakat dalam manajemen penanggulangan bencana. 

Materi presentasinya menampilkan perihal ragam bencana di tanah air yang terdiri dari banjir, tanah longsor, tsunami, angin puting beliung, gempa, kebakaran dan lain-lain. 

Ia kemudian menampilkan data rekap bencana mulai 1 Januari 2021 - 30 September 2021 dengan kejadian bencana sebanyak 1.969 bencana dan menimbulkan korban jiwa. "Masyarakat harus cerdas untuk meminimalisir dampak bencana sehingga korban bencana bisa diminimalkan," ujarnya.

Lebih lanjut, sebelum terjadi bencana nara sumber memberikan tiga poin penting yaitu : 1. Pengurangan resiko bencana. 2. Pada saat bencana bisa memberikan pertolongan. 3. Setelah terjadi bencana bisa memberikan pemulihan.

"Perlu diberikan pengertian kepada masyarakat, umat [jemaat], hal-hal apa saja [tindakan] yang menjadi prioritas pada saat terjadi bencana. "Tiga poin itu saling berhubungan satu dengan lainnya," tutupnya.

Acara ini diprakarsai Departemen Pelayanan Masyarakat [Pelmas] Badan Pekerja Pusat [BPP] Gereja Bethel Indonesia via daring [Sabtu, 11/12].Sesi pertama dibuka dengan doa oleh Pdt. Didimus F, berikutnya sambutan singkat Pdt. Budi Cahyadi, MA selaku Ka. Dep. Pelmas BPP GBI. 

Sekretaris Umum BPP GBI, Pdt. dr. Josafat Mesach,MTh tampil sebagai keynote speaker dengan mengajak agar orang percaya selain melaksanakan Amanat Agung, juga melakukan mandat budaya dengan menjaga dan melestarikan alam.